Warning!

Khusus untuk dewasa. Bagi yang belum cukup umur, sok muna, alim atau tidak suka sex, jangan protes, silahkan tutup halaman ini sekarang juga. Tetapi bagi kamu yang gemar duduk-duduk menghabiskan waktu untuk melihat dunia yang asik-asik, silahkan dilanjuti...

Bandung September Threesome Stories (dari Pengalaman Pribadi)

Diskusi di 'Karangan Sendiri' dimulai oleh nico, 21 Sep 2010.

  1. nico

    nico Addict

    Bandung Awal September Real Threesome Story

    *Cerita ini real karangan saya sendiri dan benar-benar pengalaman pribadi saya dan istri.


    Minggu kedua di bulan puasa kemarin saya dan istri seperti biasa butuh hiburan yang menyenangkan untuk kami berdua setelah setiap hari berkutat dengan rutinitas kami masing-masing, tetapi seperti tahun-tahun yang lalu selama bulan puasa kemarin seluruh tempat hiburan yang berada di kota Bandung tempat kami tinggal tutup semua tanpa terkecuali, dari mulai tempat clubing sampai cafe yang menyuguhkan live music.


    Karena tidak ada pilihan lain yang menarik, akhirnya sore itu saya dan istri menuju BIP (Bandung Indah Plaza) yang terletak dijalan merdeka Bandung. Ramai tapi untung masih kebagian tempat parkir.


    Karena bulan puasa dan kami pun seharusnya berpuasa tetapi batal gara-gara siang tadi tergoda oleh makan yang membatalkan puasa kami tetapi tetap saja kami menghormati orang-orang yang sedang berpuasa, maka sore itu istri saya memakai celana pendek selutut dan baju kaos biasa dengan belahan dada wajar tidak seperti kaos-kaos dia yang berbelahan dada rendah tetapi tetap pas di badannya sehingga bentuk badannya tetap terlihat seksi. Santai katanya dan takut kualat kalau terlalu seksi ujar istri ku ... Hehehe ....


    Setelah berjalan-jalan mengantar istri melihat-lihat pakaian wanita, akhirnya kami berdua iseng berjalan ke lantai teratas dari tempat perbelanjaan tersebut dan akhirnya kami sampai di bioskop 21.


    “Pah, kita iseng nonton aja yuk ....” Ajak istriku.


    “Nonton kamu? Sama siapa?” Tanyaku pura-pura bloon.


    “Huh! Kesitu terus .... Kita nonton film lah ...” Jawab istriku kesel sambil mecubit pinggangku dengan cubitan mautnya yang sakit sekali.


    “Oooo .... Maaf atuh kirain .... Ayo aja ....” Ujarku kemudian sambil meraba pingganggu yang masih terasa perih karena cubitannya.


    Aku yang sebenarnya paling malas sekali nonton di bioskop karena nontonnya gak bisa sambil merokok saat itu apa boleh buat setuju saja dengan ajakan istri karena kalau gak nonton kemana lagi .... Daripada keliling-keliling gak jelas ....


    Saat itu hanya beberapa orang saja yang terlihat mengantri di tiketing bioskop tersebut, mungkin karena malam dan bukan hari libur jadi sepi. Kami akhirnya ikut mengantri juga di loket, didepan kami ada seorang pria yang ikut mengantri juga akhirnya istiku membeli tiket A2 dan B2 setelah membayar dan menerima tiket dari penjaga loket yang manis, istriku menyerahkan salah satu tiket tersebut ke aku.


    Aku tentu saja bingung kenapa kita duduk terpisah A2 dan B2.


    “Kok beda duduk nya?” Tanyaku heran


    “Sengaja” Jawab istriku seenaknya.


    “Sengaja?” Tanyaku lagi.


    “Kamu tadi liat gak cowok didepan aku?” Istriku balik bertanya.


    “Iya lihat yang pakai kemeja putihkan?” Aku bertanya lagi campur bingung.


    “Parfum yang dia pakai bikin aku turn on pah ... Terus tampangnya juga cakep ....” Jawab istriku


    “Hah! Maksud kamu .... Kamu mau?” Kaget aku mendengar jawaban istriku tadi.


    “Papah liat aja nanti, aku penasaran juga belum pernah aku godain cowok di dalam bioskop”


    Rupanya istriku timbul isengnya malam itu .... Iseng yang bikin aku suka sekali dan mendengarnya aku menjadi terangsang dan membayangkan seperti apa nanti adegan dibelakang ku ..... Aku lihat pria yang tadi mengantri didepan kami, rupanya benar apa yang dikatakan oleh istriku pria tersebut lumayan cakep dan kelihatannya dia baru pulang kerja terlihat dari pakaiannya. Tapi kalau aku lihat rupanya pria tersebut berusia diatas kami, kami berdua berusia dibawah 36 tahun tetapi pria yang menjadi target istriku berusia 40 an tapi dibawah 45 tahun kelihatannya.


    Setelah membeli perbekalan minuman dan makanan ringan masing-masing karena kita duduk terpisah maka aku diminta oleh istriku untuk masuk terlebih dahulu ke dalam studio 3 yang sudah terbuka. Sementara istriku ke toilet dulu katanya.


    Aku pun memasuki pintu studio 3 yang dijaga oleh penjaga pintu yang manis dan ramah karena membalas senyumanku .... Hehehe .... Lalu aku duduk manis di bangku B2 sambil bingung dan memikirkan apa yang akan terjadi nanti dibangku belakang tempatku duduk.


    Lampu studio 3 saat itu masih terang tapi tak terang sekali, untuk melihat siapa yang datang masih jelas. Ku lihat pria berkemeja datang dan duduk menempati tempatnya. A1. Tak lama istri ku datang dan rupanya dia terlihat agak berbeda, rupanya tadi kaos yang dia kenakan itu didalamnya dia pakai kemben yang berguna untuk mencegah terlihatnya belahan dadanya tetapi saat ini kemben tersebut sudah tak terlihat dan yang terlihat malah dia semakin seksi dengan belahan dada yang mengundang.


    Belum apa-apa saya sudah horny duluan membayangkan yang akan terjadi nanti.


    Istriku pun duduk disebelah pria tersebut dan sempat tersenyum ke arah pria berkemeja itu. Pria berkemeja itu pun membalas senyuman istriku.


    Ekstra film dan iklan telah diputar dan lampu studio pun telah dimatikan.


    Kulihat penonton lainnya dan kuhitung hanya ada 7 orang di studio tersebut di pojok berlainan semua nya.


    Hmmm ... Mendukung pikirku ....


    Film pun segera diputar dan aku pun membuka perbekalan ku dan mengambil pop corn yang tadi aku beli.


    “Kok pisah duduknya” Kudengar ada suara pria dibelakangku berbicara.


    “Iya ... Sengaja ... “ Kudengar suara istriku menjawabnya.


    “Sengaja? Kenapa?” Tanya pria tersebut dengan nada suara heran.


    “Suami ku kalau nonton suka ngajak ngobrol terus .... Sama pengen sendiri aja .... “ Jawab istriku asal disertai godaan dikalimatnya.


    Kulihat sekilas kerah belakang pria tersebut tersenyum tapi terlihat ada keheranan di wajahnya.


    “Rina” Kulihat istriku memberikan tangannya untuk berjabat tangan


    “Pram” Jawab pria tersebut sambil menjabat tangan halus istriku.


    Terdengar obrolan ringan diantara mereka yang duduk dibelakangku dan rupanya istriku mewarkan pop corn yang dia bawa ke pria tersebut dan pria tersebut memakan pop corn yang dibawa istriku, sempat terdengar olehku ternyata Pram yang saat ini duduk disebelah istriku seorang yang telah beristri juga tetapi istrinya berada di Solo dan sudah lebih dari 6 bulan tak bertemu.


    Karena mungkin Pram termasuk pria dewasa yang sudah lama tak bertemu istri sehingga libidonya tak tersalurkan dan dia juga termasuk pria yang mengerti godaan-godaan yang diberikan oleh istri ku maka saat kulihat beberapa saat kemudian tangan pram sudah memegang tangan kanan istriku dengan mesranya seperti orang yang berpacaran. Dan kulihat juga beberapa kali mereka saling berbisik, entah apa yang dibicarakan oleh mereka berdua. Tetapi saat saya mengintip kemudian dan sempat beradu pandang dengan Pram, Pram tersenyum dan saya pun memberi senyuman, senyuman yang berisyarat “Do it man!” ... Hehehe ....


    Pram rupanya dapat mengerti maksud senyuman saya, sehingga dia saat ini kulihat mendekatkan badan istri saya untuk lebih mendekat kebandannya, tangan kiri Pram kulihat berada di pinggang istriku sementara jemari tangan kanannya memegang jemari tangan kanan istriku. Seperti ABG pacaran saja ucapku dalam hati.


    Saat itu saya sudah tidak memperhatikan film yang diputar tetapi saya terus mengintip kearah belakang tanpa mereka sadari. Situasi dalam studio saat itu sangat mendukung sekali sepi dan film yang diputar pun banyak adegan malamnya sehingga membuat gelap cahaya dalam ruangan studio.


    Tak lama kemudian bibir Pram dan bibir istriku sudah berciuman dengan hotnya, lidah mereka beradu dan terlihat mereka sangat menikmatinya. Pelukan Pram semakin erat begitu juga istriku yang memeluk erat Pram.


    Tangan Pram rupanya tak bisa diam hanya memeluk tubuh istriku saja tetapi kini tangannya bergerilya ke arah dada istriku. Melihat istriku menikmatinya maka Pram pun memasukan salah satu tangannya kedalam kaos yang dipakai istriku. Rupanya saat istriku ke toilet tadi itu membuka Bra nya sehingga saat didalam bioskop dia sudah tanpa Bra, tentu saja memudahkan Pram untuk menikmati dada istriku.


    Beberapa saat kemudian dan karena mungkin karena dorongan birahi masing-masing, tangang Pram kini kulihat sudah berada didalam celana pendek istriku yang rupanya telah dibuka kancing nya oleh Pram.


    Sambil memainkan vagina istriku yang tanpa bulu Pram memainkan lidahnya di leher istriku yang jenjang.


    Istriku sangat menikmati apa yang Pram lakukan saat itu. Terlihat dari ekspresinya dan terlihat dari bibirnya yang dia gigit pelan untuk menghindarkan suara desahannya.


    Libido istriku semakin tinggi karena Pram terus memainkan jemarinya divagina istriku .... Kini istriku kulihat memainkan kemaluan Pram yang sempat kulihat sangat besar sekali melebihi punyaku. Seperti kemaluan orang negro yang kulihat di blue film. Mungkin saat aku melirik suasana untuk melihat keamanan dlam bioskop tangan istriku mengeluarkan kemaluan Pram.


    Istriku mengocok kemaluan Pram dengan perasaan yang sudah sangat terangsang dan tak puas hanya mengocok kemalauan Pram, kini istriku rupanya menghisap kemaluan Pram. Pram sangat menikmati hisapan mulut istriku yang sangat nikmat sekali. Tetapi sayang saat mereka sedang berada di ketinggian libido yang bergejolak rupanya film yang diputar memancarkan cahaya siang hari diadegannya sehingga merubah suasana dalam bioskop pun menjadi agak terang.


    Istriku cepat-cepat menyudahi aksinya dan Pram beserta istriku pun membereskan celananya masing-masing agar tidak terlihat orang lain.


    Kini mereka hanya berpegangan tangan dan terlihat Pram dan istriku saling berbisik.


    Tak lama kemudian film pun habis dan lampu dalam bioskop pun menyala terang benderang.


    Kulihat ekspresi wajah istriku yang masih diamuk birahi tak tertuntaskan, tak lama kemudian istriku mengenalkan Pram kepada saya.


    Kami berkenalan dan meninggalkan studio 21 bertiga sambil mengobrol.


    “Masih horny sayang?” Tanyaku kepada istriku dan tentu saja didengar oleh Pram.


    “Iya sayang .... Kentang banget ....” Jawab istriku lirih.


    “Pram, masih penasaran gak?” Tanyaku kearah Pram.


    “Banget mas ... “ Jawab Pram dengan dialek Solonya.


    “Ok mas kita lanjutin aja di Hotel. Mas Pram bawa mobil?” Ajakku.


    “Babawa mas .... Boleh mas ....” Jawab Pram surprise.


    “Mas Pram tau hotel Mit*r* didaerah Supratman?” Tanyaku.


    “Tau mas .... “ Jawab Pram kemudian.


    “Kita ketemu disana saja mas sekarang. Saya dan istri mengambil mobil dulu terus kami langsung kesana ” Terangku sambil memberikan nomor sellular ku agar mudah berkomunikasi nanti.


    Kami pun sekarang berjalan ke arah mobil masing-masing.


    Maaf Bersambung ke Bagian Berikutnya Di Hotel ...........
  2. alvin75

    alvin75 Enthusiast

    whuaaaaaa jadi pengennnn sekarang gua yang kentang

    gimana caranya supaya bisa kayak si pram ya?
  3. nico

    nico Addict

    PM Aja Bro kalau ada di Bandung juga .... Hehehe ....
  4. masarianto

    masarianto Junior

    Jangan lama2 nyambungnya ya bro... hotelnya deket kan.??? Wkwkwk
  5. palaka

    palaka Junior

    nanggung nih...selese in dong...
  6. mupeng1997

    mupeng1997 Junior

    wah, ngentang nih mas.... nanggung, sudah diujung... hehehe...
    wah asik ceritanya... membuat saya ikut berkhayal... huahaha...
  7. nico

    nico Addict

    Bandung September Threesome Stories (Lanjutan Dari Pengalaman Pribadi)




    Akhirnya saya dan istri pun pergi meninggalkan pertokoan Bandung Indah Plaza di Jalan Merdeka, hujan rintik-rintik mulai membasahi kaca depan mobil yang sedang saya kemudikan. Cocok sekali cuacanya mendukung kata saya dalam hati.



    Sekilas saya lihat wajah istri. Kok senyumnya mupeng banget nih ... Tanya saya dalam hati.



    “Gemana mam Pram nya? Bikin kamu horny gak sayang?” Tanya saya penasaran sambil tetap mencuri-curi pandang melihat senyumnya.



    “Bikin horny banget pah cumbuannya tadi .... Papah suka?” Istri saya menjawab lalu balik bertanya.



    “Suka banget mam, tapi kentang yah sayang? ... hehehe .... Tanya saya sambil bercanda.



    “Banget! Lagi enak cahayanya jadi terang .... “ Jawab istri saya sambil cemberut memoyongkan bibirnya yang tipis.



    Di dalam bioskop tadi saya sempat melihat istri begitu sangat menikmati mengulum batang kemaluan Pram yang seperti negro karena besar dan panjangnya. Saya penasaran apa istri suka dengan ukuran yang selama pengalaman threesome atau swinger kami belum pernah istri mendapatkan kemaluan yang seperti itu. Dulu pernah istri mendapatkan yang berukuran besar tapi sayang lawannya biseks ... Hehehe ... (Baca cerita saya sebelumnya “Keisengan Istri”)



    “Ukuran si Pram gede juga yah mam ... Suka?” Tanya saya lagi.



    “Iya Pah ... Kaya pemain bokep aja ... Kayanya nanti bakalan enak banget aku pah ...” Kata istri sambil tersenyum nakal.



    Saya tersenyum berkata sambil bercanda “Ati-ati mam sobek .... “



    Mendengar itu istri saya kembali memonyongkan bibirnya.



    Suka sekali saya melihat bibir istri yang tipis dan sangat sensual apalagi kalau sedang cemberut manja seperti ini. Menurut saya semakin cantik dan semakin enak dilihat.



    Mobil yang saya kendarai bersama istri kini sudah memasuki Jalan Supratman dan sebentar lagi sampai di hotel Mi**a. Saya mencoba menghubungi nomor sellular Pram. Ternyata Pram sudah berada di Cirkle K yang berada di seberang dari hotel tempat tujuan kami.



    Pram lalu bertanya mumpung dia sedang di Cirkle K “mau titip apa mas?”



    Saya lalu menjawab “Minuman ringan saja dan makanan ringan mas Pram”



    “Ok mas nanti saya bawa” Jawab Pram kemudian.



    Setelah memutar arah dari Pus Dai akhirnya saya dan istri sampai di Hotel Mi**a dan kami pun langsung menuju resepsonis. Setelah membayar deposit dan menyelesaikan administrasi lalu saya dan istri menaiki lift dan menuju lantai 3 sambil sms memberitahukan nomor kamar kami ke Pram.



    Kami mendapatkan kamar di 302 dengan pemandangan gunung tangkuban perahu yang tidak terlihat karena gelapnya malam ditambah hujan yang masih turun dengan derasnya kini diluar.



    Tak berapa lama kemudian saat saya dan istri sedang duduk menikmati pemandangan diluar sambil mengobrol ringan, pintu kamar kami di ketuk.



    Saya bangkit dari tempat duduk dan membukakan pintu. Ternyata Pram sudah datang.



    “Silahkan masuk mas Pram.” Ajak saya mempersilahkannya memasuki kamar.



    Pram lalu memasuki kamar dan menyimpan 2 kantung plastik besar bertuliskan Cirkle K dimeja.



    “Banyak banget mas, mau piknik?” Tanya istri saya sambil bercanda.



    “Iya Rin ... Aku gak tau apa yang masnya suka dan kamu suka jadi aku beli aja yang ada dan menurutku enak” Jawab Pram dengan mimik malu.



    Lalu dia membuka minuman kaleng jenis soft drink dan menyerahkannya ke saya lalu ke istri saya. Serta membuka makanan ringan jenis kacang-kacangan.



    Kami bertiga ngobrol santai Istri saya duduk di tepian tempat tidur sedangkan saya dan Pram duduk di kursi yang berada dihapannya.



    Pram orangnya menurut saya supel dan enak diajak ngobrol. Sikapnya juga sopan dan sangat menghargai saya. Tapi mungkin karena ini pengalaman yang pertama bagi dia maka dia terlihat sangat gugup sekali dan grogi.



    Melihat situasi yang sudah agak lami kami ngobrol dan saya rasa tidak ada mulainya menuju pertempuran maka saya mengambil inisiatif untuk meninggalkan mereka berdua agar memberikan kesempatan untuk mereka berdua.



    “Maaf saya mau ke kamar mandi dulu yah. Sakit perut nih” Ujar saya berbohong sambil mengedipkan mata ke istri.



    Istri saya tau dengan apa yang saya isyaratkan. Lalu tersenyum



    Dikamar mandi saya tau bahwa jika saya berdiri didepannya maka posisis saya tidak akan terlihat oleh Pram dan istri. Lalu saya buka pintu kamar mandi dan pura pura memasukinya tetapi saya langsung keluar kembali dan menutup pintu tersebut sehingga berkesan kini saya berada di kamar mandi. Padahal saya kini mengintip mereka ... Hehehe ...



    “Kamu cantik banget Rin ... Beruntung suami kamu mendapatkan kamu jadi istrinya.” Puji Pram kepada istri saya.



    “Makasih mas Pram ... Mas sini dong duduknya” Ajak istri saya kemudian.



    Pram lalu bangkit mendekati istri saya dan duduk disebelah istri saya sambil memeluk bahu istri saya.



    “Rin, aku pusing banget ... “ Kata Pram kepada istri saya sambil mengusap rambut istri saya.



    “Pusing belum tuntas yah mas .... “ Ujar istri saya sambil berinisiatif mencium bibir Pram.



    Tentu saja Pram menyambutnya dengan senang. Mereka kini berpagutan dan saling melumat bibir lawan masing-masing, bermain lidah dan saling memeluk.



    Ciuman Pram kini beralih ke leher jenjang istri saya dan menciuminya sambil memainkan lidahnya. Dari leher bergerak ke arah bawah telinganya.
    “Ach ....... “ Desah istri saya samar kudengar.



    Melihat istri saya sangat menikmati ciuman yang diberikan oleh Pram, kini Pram membuka membuka kaos ketat yang dipakai oleh istri saya. Karena dari tadi istri saya tidak memakai Bra, maka langsung terlihat payudara istri saya. Walaupun hanya berukuran 34 B tapi payudara istri saya sangat kenyal dan putingnya pun sangat nikmat untuk dihisap padahal sudah melahirkan.



    Posisi Pram duduk di tepian ranjang dan kini istri duduk dipangkuan Pram. Mereka berhadapan.



    Melihat payudara yang menantang didepannya dan juga karena Pram pun mulai terbakar birahi maka Pram langsung menghisap putting payudara kanan istri saya. Dihisap dan dijilati putting itu. Sementara payudara kiri istri saya di remas remas oleh jemari tangan Pram.



    “Auhhhh .... Mas Prammmm ... “ Desah istri saya sangat menikmati cumbuan Pram.



    Tak mau hanya diam, kedua tangan istri saya kini membuka kancing kemeja Pram satu persatu dan setelah kancing tersebut terbuka semua kemeja tersebut langsung dibuka oleh Pram dan juga kaos dalam yang rupanya dikenakan juga oleh Pram dia buka dan di simpan di tepian ranjang.



    Melihat Pram mempunyai dada yang cukup bidang. Istri saya mendorong tubuh Pram sehingga kini Pram telentang di ranjang. Istri saya bangkit dan dengan gerakan erotis dia buka celana pendek yang dia kenakan. Rupanya sengaja celana dalam hitam yang dikenakan oleh istri saya tidak dia buka dulu karena setelah itu istri saya menggoyangkan pinggulnya dengan gaya seorang striper. Istri saya rupanya sengaja menggoda birahi Pram.



    Melihat itu kemaluan saya yang dari tadi tertidur pulas mulai bangun dan menggeliat dibalik celana jeans yang saya kenakan. Saya buka kancing jeans untuk sekedar melonggarkan celana saya.



    Istri saya terlihat masih menggoyoangkan badannya diatas tubuh Pram. Pram pun terlihat sangat menikmati apa yang ada diatas nya saat itu. Pram pun terlihat sangat terangsang sekali karena dia langsung membuka semua celana yang dia kenakan dan terlihat dengan jelas besarnya kemaluan Pram yang seperti bintang bokep kata istriku tadi diperjalanan menuju hotel.



    Melihat kemaluan Pram yang sudah sangat tegang, istri saya membuka celana dalamnya perlahan secara erotis juga dan melemparkan celana dalam tersebut ke ranjang.



    Pram melihat kemaluan istri saya yang tanpa sehelai pun bulu dan bentuknya sangat menarik sekali karena walaupun telah melahirkan kemaluan istri saya belum pernah dilewati oleh anak saya dulu, melalui proses operasi caisar dahulu dia melahirkan karena saya ingin tetap menjaga bentuk orignal kemaluan istri ... Hehehe ...



    Setelah celana dalam tadi terlepas dan sangat menggoda sekali, Pram mulai bangkit dari posisi terlentangnya, tapi ditahan oleh tangan istri saya. Posisi Pram jadi tetap terlentang, setelah itu istri saya membalikkan badannya memunggungi Pram dan berjongkong diatas tubuh Pram lau memasukan kemaluan Pram yang berukuran ekstra tersebut ke bibirnya yang mungil dan mengulumnya. Pram pun tak mau kalah melihat kemaluan istri saya yang berada tepat dihidungnya dia pun menjilati kemaluan istri saya dengan rarusnya akibat birahi yang dia rasakan. 69 posisi mereka saat itu.



    Saya sangat menikmati sekali apa yang saya lihat dihadapan saya saat itu.



    Apalagi saat ini mulai merentangkan kaki Pram dan dia mulai menjilati serta mengulum buah zakar Pram. Benar-benar saya lihat sangat bernapsu sekali istri saya dengan kemaluan Pram. Tak puas hanya itu saja kini istri saya menjilati juga sun hole Pram.



    Entah karena Pram belum pernah di kulum dan dijilati kemaluan oleh istri nya seperti dijilati dan di kulum oleh istri saya apagi di jilati juga sun hole nya Pram terlihat sangat terangsang sekali dan sangat menikmatinya.



    Terdengar oleh ku suara Pram, “Rin, Nikmat sekali sayang ... Terus sayang ....”



    “Uchhh ... Slurppppp .... “ Suara yang terdengar dari mulut istri saya.



    Istri saya tau jika dia terus kan maka akan membuat Pram orgasme duluan dan dia tidak mau seperti itu. Maka kini istri saya bangkit dan dengan santainya berjongkok dimulut Pram.



    “Jilatin mas Pram .... “ Pinta istri saya sambil meremas kedua payudaranya dengan kedua tangannya.



    Pram menurut menjilati kemaluan istri saya dengan lidahnya sehingga membuat istri saya semakin tinggi libidonya. Dan bangkit. Lalu disusul Pram pun bangkit dan segera merebahkan istri saya diranjang. Pram pun mulai menindihnya dan langsung menciumi bibir istri saya kembali dengan penuh napsu, istri saya tak mau diam, jemari tangannya menggenggam kemaluan Pram dan mengocoknya.



    Semakin menarik sekali kini tontonan yang ada dihadapan ku, dan kemaluan saya pun kini semakin keras saja. Saya pun lalu melepaskan celana jeans serta celana dalam saya kelantai dan mulai mengocok pelan kemaluan saya.



    Karena makin bernapsunya istri saya dan Pram, mereka kini bergulingan di ranjang. Kadang Pram diatas kadang istri saya diatas. Saat istri saya diatas saya sempat melihat lidah istri saya menjilati putting dada bidang Pram sambil mengocok kemaluan Pram. Jemari tangan Pram pun rupanya telah dimasukan juga oleh Pram kedalam kemaluan istri saya.



    Rupanya hal tersebut sangat dinikmati oleh Pram karena kini jemari tangan Pram semakin cepat mengocok kemalauan istri saya.



    Tak tahan oleh siksaan libidonya sendiri kini istri saya berkata, “Mas masukin sekarang sayang .... “



    “Pakai kondom dulu atau gak sayang?” Tanya Pram. (Good ini sikap gentle yang saya suka dari pasangan threesome)



    “Gak usah .... Aku pengen gak pake kondom mas ... Aku percaya mas bersih .... “ Pinta istriku.



    Waduh ... Rupanya istriku sangat terangsang sekali oleh Pram dia tak mau pakai kondom pikirku dalam hati. Tapi up to you honey .....



    Pram segera menindih kembali tubuh istriku dan mulai memasukan kemaluannya kedalam kemaluan istri ku yang saya yakin sekali pasti telah basah.



    Terlihat agak susah Pram memasukan kemaluannya karena ukuran kemaluan istri ku yang sangat kecil. Walaupun ukuran kemaluan saya tak sebesar Pram tetapi saya pun kadang susah jika penetrasi kedalam kemaluan istriku walaupun telah basah oleh lubrikasi karena terangsang.



    “Awww ... Pelan-pelan sayang .... “ Ujar istriku lirih antara sakit dan nikmat.



    “Peret banget Rin punya kamu .... Nikmat banget .... “ Balas Pram dengan suara penuh birahi.



    Pram pun sabar dengan perlahan dia dorong dan masukan kemaluannya kedalam liang nikmat istriku, dan setelah semua kemaluan Pram masuk semua kedalam kemaluan istriku, Pram memaju mundurkan badannya diatas tubuh istriku yang meremas bantal dengan kedua tangannya karena nikmat yang dia rasakan kini.



    “Achhh ..... Achhhhh ..... Uchhhhh .....” Erang istriku.



    Tak hanya itu Pram menaikan kedua kaki istriku dan meletakkan dibahunya sambil terus memompa tubuh istriku dengan tempo yang perlahan tapi pasti, saat menikmati tubuh istriku, mata Pram sempat melirik ke arah lorong kamar kamar mandi tempat ku berada. Dan tersenyum sambil berucap.



    “Nikmat banget mas tubuh istri mas .... “ Ucap Pram perlahan.



    “Nikmatin mas Pram .... “ Balas saya.



    Lalu saya pun melangkahkan kaki menuju tempat duduk yang berada di seberang ranjang tempat Pram dan istri ku sedang bergumul. Ku nikmati tayangan live tersebut sambil mengocok perlahan kemaluan ku yang semakin keras saja.



    Istri ku sempat melihat ke arahku dan berkata lirih bercampur desahan ... “Achh .... Pah .... Ikutan sekaranggggg sayyyangggg .... Achhhh .....”



    Aku belum mau bergabung dengan mereka sehingga kubalas saja ajakan istriku tersebut dengan senyuman sambil berkata “Nikamatin dulu mam sama mas Pram ... “



    Pram tersenyum mendengar itu.



    Kini rupanya Pram meminta istriku untuk doggie style. Dengan gaya doggie style tersebut Pram tetap memacu tubuh istriku dan istri ku semakin menikmati apa yang Pram perbuat.



    “Cepetin mas ..... Achhhhh .....” Pinta istri ku disertai desahan yang keras.



    Pram pun memacu menggoyangkan tubuhnya dan terlihat kemaluannya keluar masuk liang kemaluan tubuh istriku dengan cepatnya.



    Rupanya saat itu Pram sudah ingin mengeluarkan spermanya didalam kemaluan istriku karena selain sempit kemaluan istriku kadang dapat menyedot seperti empot ayam.



    “Rin .... Nikmat banget ...... “ Pram meracau karena nikmatnya.



    “Achhhh .... Masssss ..... Achhhh ......” Balas istriku meracau disertai desahan kerasnya.



    Mudah-mudahan saja tak terdengar keluar ujarku dalam hati.



    Karena tak mau keluar duluan sebelum istriku orgasme maka kini Pram meminta istriku untuk merebahkan kembali badannya dan kembali Pram menindih tubuh istriku tetapi kini mulut Pram berada di payudara istriku sambil putting istriku yang mencuat dijilati oleh lidahnya.



    “Ahhhh .... Masssss ..... Akuuuu keeeeeluaaarrrrrrr” Teriang istriku terbata-bata sambil mencakar punggung Pram dengan kedua jemari tangannya.
    Istriku telah mendapatkan orgasmenya. Dan Pram tetap memacunya maka tangan istriku menggenggam sprai ranjang tersebut menahan nikmat yang dia rasakan.



    “Ahhhh .... Ahhhhhh ..... Nikmatttt bangettttt masssss .....” Istriku mengerang sambil berkata terbata-bata.



    Tak lama kemudian terdengar ucapan Pram “ Rinnnnn .... Akuuuuu keluuuuaaarrrr jugaaaa”



    Pram rupanya berejakulasi didalam liang kenikmatan istriku dan sempat menggetarkan badannya karena kenikamatan yang telah dia raih.



    Setelah keduanya mengalami orgasme, kembali istriku dan Pram berciuman tetapi kini dengan lembut ciuman diantara keduanya.



    Setelah dirasa tidak ada lagi sperma Pram yang keluar didalam kemaluan istriku, Pram menarik kemaluan nya yang masih berdiri dengan tegaknya, lalu istriku bangkit dan melihat kemaluan Pram yang masih tegak dia megarahkan mulut mungilnya ke arah kemalauan Pram dan menjilati kemaluan Pram yang masih basah oleh sperma dicampur dengan cairan kemaluan istriku.



    “Ngilu ... Rin .... Enak banget” Ucap Pram pelan sambil menutup matanya.



    Istriku tetap menjilati kemaluan Pram dengan perlahan sambil sesekali tersenyum kepadaku melihat aku yang masih mengocok kemaluanku.



    Aku yang melihat istriku tersenyum berkata dalam hati. Cantik banget kamu sayang, aku sayang banget sama kamu .....



    Setelah itu aku langsung berkata kepada istriku dan Pram. “Mam kita kekamar mandi yuk ..... Mas Pram sekalian ....”



    Aku lalu melangkah kekamar mandi. Disusul istriku dan Pram. Mereka berjalan seperti orang pacaran begandegan tangan sambil sesekali berpelukan.

    Bersambung .......



    Maaf sekali lagi maaf karena kerjaan saya yang belum selesai maka saya selesaikan dulu kerjaan saya kemudian melanjutkan kembali cerita ini ........
  8. nico

    nico Addict

    Sudah ada lanjutannya bro .... Silahkan dibaca saja dan sebelumnya jangan lupa siapkan tissue dan kendurkan celana .... Hehehe ...
  9. toney

    toney Enthusiast

    buruan dong boss .... keburu abis nih pop cornnya .... hehehe
  10. arsitekgila

    arsitekgila Junior

    Lanjutkan......!!! Tapi ceritanya kurang dramatis bro.... dikasih bumbu2 yang lebih bagus doonk
  11. atoen

    atoen Mania

    nunggu lanjutannya ( mepeng mode on)
  12. medot

    medot Junior

    mantap bener...... bkn mupeng neh... krn ceritanya detil .... tops bro....
  13. dhie_mana

    dhie_mana Junior

    mantep nih... lanjut ah kang ....
  14. dhie_mana

    dhie_mana Junior

    ditunggu ah lanjutannya brooo.. mupeng bgt nih hehehehee
  15. luhuradi

    luhuradi Enthusiast

    mantap bener, to continued, bikin yang lebih mupeng lagi
  16. themanace

    themanace Junior

    Mana neh lanjutannya bro?
  17. black_doggie

    black_doggie Junior

    gak sabar nunggu lanjutannya... :)
  18. Scarpiz

    Scarpiz Junior

    mantap gan, tp lanjutannya kok blm nongol2???
  19. eko_bdg

    eko_bdg Addict

    perfect kang nico... btw ditunggu undangannya neh hehehhee....
  20. cowokpengen

    cowokpengen Senior

    HHmmm..saya suka banget cerita ini. Mengingatkan kejadian 3s saya, karena hubbynya juga pura2 ke kamar mandi

Share This Page

Something Useful About Us