Warning!

Khusus untuk dewasa. Bagi yang belum cukup umur, sok muna, alim atau tidak suka sex, jangan protes, silahkan tutup halaman ini sekarang juga. Tetapi bagi kamu yang gemar duduk-duduk menghabiskan waktu untuk melihat dunia yang asik-asik, silahkan dilanjuti...

Bulu Tangkis / Badminton

Diskusi di 'Hobby/Olahraga' dimulai oleh Ethuang, 16 Sep 2007.

  1. Ethuang

    Ethuang Senior+

    [​IMG]

    All about Bulu Tangkis atau biasa kita sebut Badminton hadir di sini :D
    memang ada thread sejenis di forum Hobby/Olahraga ini, ttp setelah gw cek ternyata berisi request :D

    jadi apabila anda penggemar olahraga "tepok bulu" ini, ingin berdiskusi, sharing berita, & membicarakan segala hal seputar dunia badminton...monggo, silaken sharing di sini


    best regards,
    [DS]Ethuang


    [​IMG]

    [​IMG]
     
    chesster, jab67, j3sp3r and 3 others like this.
  2. Ethuang

    Ethuang Senior+

    news

    Japan Super Series
    Nova/Lily Melaju Ke Final


    [​IMG]

    TOKYO – Pasangan ganda campuran Indonesia Nova Widianto dan Lilyana Natsir melaju ke final kejuaraan Super Series Jepang setelah menundukan pasangan Korea Selatan Han Sang Hoon, Lee Hyo Jung dua set langsung 21-11, 21-14.
    Pasangan yang baru saja memerbut gelar juara dunia di Malaysia tersebut memang tidak menemukan perlawanan sengit dari pasangan Korea. Secara keseluruhan Nova dan Lily menguasai jalannya pertandingan.

    Dan dengan mudah menutup pertandingan 21-11, 21-14 atas pasangan Korea. Dengan kemangan ini Nona/Lily akan bersua pasangan China Zheng Bo/Gao Ling yang berhasil menundukan pasangan Denmark 21-17, 21-11.

    Ini adalah ulangan dari partai final Kejuaran Dunia di Malaysia bulan lalu, dimana pasangan Nova dan Lily mampu mengalahkan Zheng Bo dan Gao Ling.
     
  3. Ethuang

    Ethuang Senior+

    news

    Japan Super Series
    Tiga Wakil Indonesia ke Final



    TOKYO – Pasangan ganda putra Luluk Hadiyanto dan Alvent Yulianto juga melaju ke babak final Japan Super Series usai mengalahkan pasangan juara dunia Markis Kido dan Hendra Setiawan 21-13, 21-16, Sabtu (15/9/2007).

    Dengan keberhasilan ini maka Indonesia mewakilkan tiga nomor di partai final nanti yakni: tunggal putra olah Taufik Hidayat, ganda putra Luluk/Alvent dan ganda campuran Nova Widiyanto/Lilyana Natsir.

    Pertarungan yang diperkirakan berjalan alot, ternyata berlangsung cepat selama dua set langsung. Pasangan Luluk/Alvent langsung menguasi jalannya pertandingan dan menyudahi pertandingan 21-13, 21-16.

    Di final nanti Luluk/Alvent akan berjumpa pasangan Candra Wijaya dan Tony Gunawan, yang lolos ke final setelah mengalahkan pasangan Denmark, Lars Paaske/Jonas Rasmussen, 19-21, 21-13, 23-21.
     
  4. Ethuang

    Ethuang Senior+

    news

    Japan Super Series
    Taufik Jumpa Lee Chong Wei di Final



    [​IMG]

    TOKYO – Andalan Indonesia di nomor tunggal putra Taufik Hidayat akan bersua rival berat asal Malaysia Lee Chong Wei di final Japan Super Series.
    Tiket final itu didapat Taufik setelah mengalahakan rekan senegaranya Simon Santoso di semifinal 21-14, 21-16, Sabtu (15/9/2007).

    Seperti diperkirakan sebelumnya, Simon akan sulit memberikan perlawanan kepada seniornya Taufik Hidayat. Dan hal itu terbukti di lapangan. Dimana Simon sulit keluar dari permainan Taufik.

    Taufik akhirnya menutup pertandingan dua set langsung 21-14, 21-16 dan memastikan diri merebut tiket final Japan Super Series. Di final taufik ditantang unggulan ke-4 asal Malaysia Lee Choong Wei yang berhasil mengalahkan unggulan 1 asal China Lin Dan.
     
  5. Ethuang

    Ethuang Senior+

    disscussion

    hampir setiap hari rabu (kecuali lg sakit) gw main badminton
    bs lupa waktu klo dah main :D
    mulai pk.19.30 s/d 23.30 ... bahkan kadang2 lebih

    gw sendiri masih merasa kurang, tp ngga enak ma anak-bini :">

    btw, anda; [DS]er; sendiri apakah terbiasa main badminton rutin :-/ !?
    kalo jawaban nya: YA ; berapa hari dlm seminggu en brp jam :-/ !?

    sharing yak ;)
     
  6. itach1ez

    itach1ez New Member

    Congrats bro Ethuang telah dibuka thread badminton ... =D>

    Gw sih gak sering, tapi suka maen Badminton ... :D
    Waktunya gak teratur, kapan aja jadi anemah ... :p
     
  7. solaha

    solaha New Member

    Jepang Super Series
    Nova/Liyana Lolos, Flandy/Vita Gugur



    Tokyo - Nova Widianto/Lilyana Natsir menjadi wakil Indonesia yang tersisa di nomor ganda campuran. Flandy Limpele/Vita Marissa gugur setelah ditekuk ganda Korea Selatan.

    Pada pertandingan di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jumat (14/9/2007), Nova/Lilyana yang juga diunggulan kedua, menang dua set langsung 21-14 21-18 atas pasangan asal Thailand Sudket Prapakamol/Thoungthongkam Saralee.

    Di babak berikutnya Nova/Lilyana akan menghadapi Han Sang Hoon/ Lee Hyo Jung. Ini menjadi kesempatan bagi Nova/Lilyana untuk membalaskan kekalahan satu lagi ganda campuran Indonesia Flandy/Vita.

    Langkah Flandy/Vita dijegal oleh ganda Korea Selatan itu lewat pertarungan tiga set 12-21 21-16 dan 21-16.

    Semifinal lainnya mempertemukan ganda Denmark Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl, dengan ganda Cina yang juga merupakan unggulan pertama Zheng Bo/Gao Ling. (lom/din)
     
  8. solaha

    solaha New Member

    Jepang Super Series
    Atasi Simon, Taufik ke Final



    Tokyo - Taufik Hidayat melaju ke partai puncak Jepang Super Series. Di semifinal pebulutangkis andalan Indonesia itu mengalahkan rekan senegaranya Simon Santoso.

    Bertanding di court 2, Sabtu (15/9/2007), Taufik meraih tiket ke final dengan kemenangan straight set. Dalam tempo 40 menit, peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu menang 21-14 dan 21-16.

    Di babak final turnamen berhadiah total US$ 200 ribu itu Taufik akan menghadapi wakil Malaysia Lee Chong Wei. Di babak semifinal, Lee Chong Wei yang unggulan empat membuat kejutan dengan menjungkalkan unggulan teratas Lin Dan dengan 21-19 dan 21-15.

    Indonesia masih berpeluang meloloskan dua nomor lagi ke babak final. Yakni melalui pasangan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan dan Luluk Hadiyanto/Alvent Chandra akan yang harus baku hantam dalam beberapa jam mendatang serta ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir yang kini sedang bertanding. (din/din)
     
  9. solaha

    solaha New Member

    Jepang Super Series
    Nova/Lilyana Susul Taufik



    Tokyo - Satu lagi wakil Indonesia lolos ke final Jepang Super Series. Meraih kemenangan dua set langsung, Nova Widianto/Lilyana Natsir menyusul langkah Taufik Hidayat.

    Pasangan Nova/Lilyana yang ditempat sebagai unggulan dua cuma butuh waktu setengah jam untuk mendapatkan tiket ke final. Kemenangan 21-11 dan 21-14 didapat atas ganda Korea Selatan Sang Hoon Han/Hyo Jung Lee.

    Selain tiket ke final, kemenangan ini juga menjadi pembalasan dendam pada duet Korsel. Di babak sebelumnya pasangan Korea Selatan itu sukses menundukkan pasangan Indonesia lainnya Flandy Limpele/Vita Marissa dalam pertarungan tiga set 12-21, 21-17 dan 21-19.

    Perjuangan Nova/Lilyana merengkuh gelar juara di Jepang Super Series ini dipastikan tidak akan mudah. Soalnya di partai final pasangan juara dunia dua kali ini ditunggu unggulan pertama asal China, Bo Zheng/Ling Gao. (din/din)
     
  10. solaha

    solaha New Member

    Jepang Super Series
    Luluk/Alvent Raih Tiket Final



    Tokyo - Luluk Hadiyanto/Alvent Chandra meraih tiket final Jepang Super Series. Di semifinal mereka menundukkan ganda Indonesia lainnya Markis Kido/Hendra Setiawan.

    Luluk/Alvent menjadi wakil ketiga Indonesia yang lolos ke final Jepang Super Series. Sebelumnya Taufik Hidayat dan duet Nova widianto/Lilyana Natsir juga dipastikan berlaga di partai puncak.

    Dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (15/9/2007), laga dua wakil Indonesia itu relatif berlangsung singkat. Dalam tempo 22 menit Luluk/Alvent menang straight set 21-13 dan 21-16.

    Kemenangan yang diraih Luluk/Alvent terbilang mengejutkan mengingat Markis/Hendra lebih difavoritkan menang dengan menempati unggulan tiga.

    Di final, Luluk/Alvent akan menghadapi pasangan gado-gado Indonesia-Amerika Serikat Candra Wijaya/Tony Gunawan. Di semifinal pasangan Chandra/Tony menundukkan ganda Denmark Lars Paaske/Jonas Rasmussen lewat pertarungan tiga set 19-21, 21-13 dan 23-21. (din/din)
     
  11. solaha

    solaha New Member

    Jepang Super Series
    Nova/Lilyana Gagal Raih Gelar



    Tokyo - Nova Widianto/Lilyana Natsir gagal meraih gelar di nomor ganda campuran. Di final, pasangan Indonesia itu ditekuk unggulan pertama Gao Ling/Zheng Bo.

    Pada pertandingan di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Minggu (16/9/2007), Nova/Lilyana gagal mengatasi tekanan pemain Cina. Total 13 pukulan smes menjadi sumber angka Gao Ling/Zheng Bo, memaksa Nova/Lilyana menyerah 19-21 14-21.

    Di set pertama perolehan angka ketat terjadi di kedudukan 2-2 5-5 dan 8-8. Demikian juga menjelang poin akhir di angka 17-17 dan 19-19. Sayangnya dua poin penentu justru menjadi milik Gao Ling/Zheng Bo.

    Di set kedua Nova/Lilyana hanya memberi perlawanan ketat hingga angka 9-9. Selanjutnya unggulan kedua itu tertinggal dan semakin jauh hingga menyerah 14-21.

    Indonesia masih memiliki dua wakil lagi di partai final yakni tunggal putra lewat Taufik Hidayat dan ganda putra Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto. (lom/lom)
     
  12. solaha

    solaha New Member

    Jepang Super Series
    Chong Wei Kalahkan Taufik



    Tokyo - Indonesia kembali gagal meraih gelar di kesempatan keduanya di final Jepang Super Serie, Minggu (16/9/2007). Taufik Hidayat dipaksa menyerah 20-22 21-19 dan 19-21 oleh pemain Malaysia Lee Chong Wei.

    Taufik yang tidak mendapat status unggulan di turnamen ini, memberikan perlawanan sangat keras selama satu jam lima menit terhadap Chong Wei yang merupakan unggulan keempat.

    Pada set pertama, kedua permain sudah harus melakoni deuce meski akhirnya Chong Wei unggul 22-20. Sementara set kedua juga ketat dan bergantian Taufik yang unggul 21-19.

    Pada set penentu, Taufik sempat tertinggal 16-20. Namun mantan pemain nomor satu dunia itu tidak lantas menyerah, dan perlahan-lahan bangkit hingga 19-20. Sayang, asa untuk memaksa deuce tidak kesampaian. Pada poin penentu, Taufik gagal dan menyarah 19-21.

    Dengan demikian hanya satu wakil Indonesia di yang tersisa di babak final yakni ganda putra Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto. Mereka akan menghadapi pemain kelahiran Indonesia yang kini membawa bendera "gado-gado" Candra Wijaya/Tony Gunawan. Candra masih bebendera Indonesia, sementara Tony berbendera Amerika Serikat.
    (lom/lom)
     
  13. solaha

    solaha New Member

    Jepang Super Series
    Luluk/Alvent Pun Gagal


    Tokyo - Tak ada gelar yang dibawa pemain Indonesia di Jepang Super Series 2007. Kesempatan terakhir lewat ganda putra Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto pun gagal.

    Pada final di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Minggu (16/9/2007), Luluk/Alvent hanya bertahan selama 29 menit saat menghadapi Candra Wijaya/Tony Gunawan.

    Candra/Tony merupakan pemain kelahiran Indonesia. Candra saat ini masih terdaftar sebagai pemain Indonesia, tetapi Tony sudah berpindah menjadi pemain Amerika Serikat.

    Set pertama sempat terjadi kejar-mengejar angka 11-11, 14-14 hingga 17-17. Namun selanjutnya permainan Candra/Tony lebih unggul dan menang 21-18.

    Set kedua Luluk/Alvent pun tak memberikan perlawanan yang lebih baik. Angka sama hanya sampai kedudukan 14-14. Selanjutnya Candra/Tony terus melaju 19-14 dan akhirnya menutup pertandingan 21-17.

    Dengan hasil ini, Cina membawa pulang dua gelar lewat ganda campuran Zheng Bo/Gao Ling yang mengalahkan Nova Widianto/Lilyana Natsir, juga ganda putri Yang Wei/Zhang Jiewen setelah terjadi final sesama pemain Cina Zhao Tingting/Yu Yang.

    Malaysia merebut satu gelar lewat tunggal putra Lee Chong Wei yang mengalahkan Taufik Hidayat dan Denmark membuat kejutan dengan menjuarai nomor tunggal putri setelah Tine Rasmussen mengalahkan Xie Xingfang. (lom/din)
     
  14. Gundalgandul

    Gundalgandul Senior+

    Thanks bro Ethuang udah bikin thread ini. Dulu sebelom berkecimpung di motorsport, gue pegang bulutangkis di tempat gue kerja.

    Jadi nostalgia....:p
     
  15. Ethuang

    Ethuang Senior+

    @itach1ez, kapan aj d mn aj bro :-? kok ky iklan ;))

    @solaha, thanks posting berita nya about Japan Super Series sola ;)

    @GG, bro GG pembalap yak :-? urung jd pemain badminton beralih jd pembalap ;)) btw ikut balap d mn bro :-/ !?
     
  16. Ethuang

    Ethuang Senior+

    Minggu, 16/09/2007
    Japan Super Series
    Harapan Nova/Lilyana Pupus



    [​IMG]

    TOKYO – Pasangan ganda campuran Indonesia Nova Widianto dan Lilyana Natsir gagal memenuhi ambisinya merebut gelar juara di turnamen Super Series, Jepang, Minggu (16/9/2007). Keduanya berhasil ditaklukkan pasangan Cina Zheng Bo dan Gao Lin, 21-19, 21-14 pada babak final. Buat pasangan Cina tersebut kemenangan ini sekaligus merupakan kemenangan balas dendam. Keduanya berhasil dilucuti Nova maupun Lidya pada pertemuan sebelumnya di Kejuaraan Dunia di Malaysia bulan lalu.
    Permainan Nova dan Lidya kali ini seperti tidak berkembang. Setelah bertarung habis-habisan keduanya gagal mempertahankan performa apik mereka ketika membungkam pasangan Korea Selatan, Han Sang Hoon, Lee Hyo Jung dua set langsung, 21-11, 21-14 di babak semifinal.
    Setelah Nova dan Lily tumbang, kesempatan Indoneisa kini berada di tangan unggulan putra Indonesia Taufik Hidayat yang akan bertemu pebulutangkis tangguh Malaysia, Lee Chong Wei.
     
  17. Ethuang

    Ethuang Senior+

    Minggu, 16/09/2007
    Japan Super Series
    Lee Chong Wei Singkirkan Taufik



    [​IMG]

    [FONT=arial,helvetica,sans-serif]TOKYO– Perjuangan pebulutangkis unggulan Indonesia Taufik HIdayat di ajang Japan Super Series harus terhenti di tangan bintang Malaysia Lee Chong Wei. Suami dari Amy Gumelar itu harus menyerah kalah, 22-20, 19-21, 21-19, berjuang mati-matian selama satu jam lima menit pada babak final, Minggu (16/9/2007).[/FONT] [FONT=arial,helvetica,sans-serif]Perlawanan sengit sempat dilancarkan Taufik di babak pertama. Tapi apa daya, Lee yang memang tangguh bisa menutup set pertama. Ketinggalan membuat salah satu ikon bulutangkis Indonesia bangkit.[/FONT]

    [FONT=arial,helvetica,sans-serif]Taufik merebut set kedua dengan susah payah. Pemain yang menyukai reli-reli penjang tersebut akhirnya harus menyerah di tangah Wei di set ketiga.[/FONT]
    [FONT=arial,helvetica,sans-serif] Tapi peluang Indonesia untuk meraih gelar belum habis. Merah Putih masih mempunyai peluang lewat pasangan ganda putra Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto yang akan berhadapan dengan pasangan kelahiran Indonesia yang membawa ‘gado-gado’ Candra Wijaya/Tony Gunawan.[/FONT]
     
  18. Ethuang

    Ethuang Senior+

    Minggu, 16/09/2007
    Japan Super Series
    Giliran Luluk/Alvent Gagal



    TOKYO – Niat Indonesia untuk menggondol satu gelar terakhir lewat pasangan ganda putra Luluk Hadianto/Alvent Yulianto habis sudah. Kedua pasangan itu ditaklukkan pasangan ‘gado-gado’ Candra Wijaya/Tony Gunawan, 21-18 21-17 di babak final Japan Series, Minggu (16/9/2007).

    Kekalahan in isekaligus menegaskan tiga gelar: ganda campuran, tunggap putra dan, ganda putra yang diharapakan bisa datang gagal tercapai. Sebelumnya pasngan ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir harus menyerah dari pasangan Cina Zheng Bo/GaoLin.

    Hasil buruk juga diperoleh dari tunggal putra unggulan Indonesia Taufik HIdayat. Petenis kelahiran Bandung, 26 tahun silam harus menyerah dari salah satu rival terberatnya, pebulutangkis asal Malaysia Lee Chong Wei.

    Dilihat dari hasil Cina menyumbangkan dua gelar yang keduanya di sumbangkan oelh pasangan ganda putri: Zheng Bo/Gao Lin, dan Yang Wei/Zhang Jiewen. Pasangan Yang/Zhang berhasil mengalahkan pasangan Cina lainya Zhao Tingting/Yung Yang, 21-17, 21-5.

    Cina hanya gagal meraih gelar pada pasangan tunggal putri Xie Xingfiang yang kalah dari pebulutangkis Denmark Tine Rasmussen, 21-15, 21-17.
     
  19. Ethuang

    Ethuang Senior+

    waduh... :(
    wakil Indonesia tumbang semua :-o

    untung nama Indonesia sedikit terselamatkan lewat Candra Wijaya/Tony Gunawan yg sukses mengandaskan pasangan pelatnas Alven/Luluk
     
  20. Ethuang

    Ethuang Senior+

    Senin, 17 Sept 2007,
    Jepang Open Super Series
    [FONT=Times New Roman, Times, serif]Tiongkok Lebih Beruntung
    [/FONT]


    TAK hanya Indonesia yang gagal menuai hasil manis di Jepang Open Super Series 2007. Tiongkok, sebagai raksasa bulu tangkis dunia yang masih cukup ditakuti, pun gagal meraih hasil memuaskan pada turnamen berhadiah total USD 200 ribu (atau sekitar Rp 1,8 miliar) tersebut.

    Tiongkok hanya menuai dua gelar juara dari lima nomor yang dipertandingkan, yakni ganda campuran dan ganda wanita. Hasil itu lebih bagus dibanding Indonesia.

    Negeri Panda itu memang telah memastikan gelar juara dari kelompok ganda wanita sejak semifinal lalu. Keempat kursi yang tersisa didiami Zhang Yawen dkk. Namun, hasilnya tetap mengejutkan. Sebab, bukan Zhang Yawen/Wei Yili yang meraih predikat jawara, tetapi Yang Wei/Zhang Jiewen, sebagai unggulan ketiga, yang bisa merebut gelar juara ganda wanita.

    Ironisnya, Tiongkok gagal merebut gelar juara tunggal wanita. Lu Lan yang melaju ke final dijegal pebulu tangkis nonunggulan asal Denmark Tine Rasmussen dua game langsung 19-21, 19-21. "Ini kemenangan yang sangat nmenakjubkan. Saya belum pernah menang di kejuaraan internasional bergengsi. Ini superseries, sangat mengagumkan," kata Rasmussen seperti dilansir badzine.info.

    Langkah Rasmussen memang cukup fenomenal. Tanpa predikat unggulan, dia menaklukkan Zhang Ning (Tiongkok) 21-13, 16-21, 21-18 di perempat final.

    Di nomor tunggal pria, Lin Dan, pebulu tangkis nomor satu dunia, terhenti di semifinal setelah dikandaskan Lee Chong Wei (Malaysia) 19-21, 15-21. Hasil buruk Lin Dan itu seolah mempertegas kegagalan Tiongkok di Jepang. Sebelumnya, tunggal pria Tiongkok pun menuai hasil cukup menyedihkan. Unggulan kedua Bao Chunlai hanya mencicipi satu pertandingan di Negeri Sakura itu. Dia ditundukkan Boonsak Ponsana (Thailand) 21-19, 12-21, 22-20 di putaran pertama.

    "Entahlah, saya tak bermain seperti biasanya saat menghadapi Ponsana," kata Chunlai.

    Begitu pula unggulan ketiga asal Tiongkok Chen Hong yang dikandaskan Taufik Hidayat 20-22, 21-18, 13-21 di putaran pertama. "Karena menang, berarti saya memang bermain lebih baik daripada Chen Hong. Saya hanya mengikuti dia dengan bermain agresif, karena Chen Hong juga memulai pertandingan tadi dengan sangat agresif," kata Taufik.

    Setelah itu, Chen Yu, yang menempati unggulan ketujuh, harus mengakui ketangguhan pebulu tangkis nonunggulan Hongkong Yan Kit Chan 18-21, 22-24 di putaran kedua Kamis lalu.
     

Share This Page

Something Useful About Us