Warning!

Khusus untuk dewasa. Bagi yang belum cukup umur, sok muna, alim atau tidak suka sex, jangan protes, silahkan tutup halaman ini sekarang juga. Tetapi bagi kamu yang gemar duduk-duduk menghabiskan waktu untuk melihat dunia yang asik-asik, silahkan dilanjuti...

Hadiah Istimewa Dari Suamiku

Diskusi di 'Karangan Sendiri' dimulai oleh dewi85, 31 Mar 2011.

  1. dewi85
    Offline

    dewi85 Junior

    Joined:
    1 Jan 2011
    Pesan:
    52
    Likes Yg Diperoleh:
    24
    Jenis Kelamin:
    Cewek
    Hadiah istimewa dari suamiku

    namanya bari, nanti dia datang mengantar pesanan aku suruh tunggu aku, didalam saja karena ada titipan yg harus dibawanya, ujar suamiku sebelum berlalu saat aku baru saja usai mandi sambil mengecup bibirku. jangan lama-lama ya pah, ujarku padanya tak lama suamiku sudah menghilang di balik pintu kamar hotel. usia mas aryo suamiku 30 tahun sementara aku, dewi 25 tahun.

    kunyalakan TV setelah mengeringkan tubuhku, kukenakan pakaian baby doll kesayanganku dan kesukaan suamiku tanpa aku mengenakan celana dalam dan bra. kupikir akan lebih enak dan seksi yang akan membuat mas aryo suamiku nanti dan akan semakin ganas menerkam tubuhku.

    kuambil lemon squash yang tinggal setengah gelas dan kuteguk habis, suasana kamar hotel yang lumayan nyaman dengan standard pelayanan bintang lima terasa sangat nyaman. sambil mengeringkan rambutku, berkali-kali aku mengganti saluran tv untuk mencari acara yang bagus hingga aku terkejut saat kudapati dilayar tv adegan film porno terpampang dengan jelas yang merupakan saluran khusus dari hotel.

    tanganku seakan terhenti pada saluran ini. aku duduk dipinggir kasur dengan mata tertupu pada gambar seorang permpuan sedang asik menjilat dan menghisap kemaluan laki-laki yang nampak besar dan panjang. emmhh..., gumamku. tiba-tiba terdengar suara ketukan dipintu kamar. ah mungkin itu si bari, pikirku seperti yang suamiku bilang.

    kupindahkan saluran tv dan beranjak, sore mbak dewi ?!, ujar seorang pemuda yang berdiri didepan pintu. saya, bari mengantarkan pesanan mas aryo. ujarnya lagi. kupersilahkan dan kututup pintu kamar. cute juga nih brondong, pikirku sambil mataku tak lepas mengikuti nya meletakkan sebotol champange dimeja. wajahnya tampan tubuhnya biasa saja seperti anak-anak muda seusianya namun terlihat bersih. sambil menanyakan titipan yang akan diberikan padanya dan kusampaikan pesan mas aryo agar dia menunggu mas aryo kembali.

    dikursi bari duduk manis dengan tenang sambil mendengarkan basa-basiku dan sesekali menjawab pertanyaanku. dari jawaban pertanyaan basa-basiku, aku jadi tau usianya 20 tahun, kuliah di sebuah PT swasta terkenal. pembicaraan sekan mengalir dengan wajar, namun semakin lama aku merasakan kepalaku seakan melayang dan aku merasakan semakin bergairah.

    aku mencoba duduk tenang di bibir ranjang dengan sesekali pandanganku beralih dari bari dan tv, namun aku merasakan semakin bergairah, aku mencoba dengan tetap wajar mengikuti obralan dengan bari namun kurasakan kedua putingku mengeras, liang vaginaku semakin basah dan hal yang membuat ku heran daging kecil ku terasa geli terasa ingin didisentuh dan dimainkan.

    dengan tubuhku yang terbungkus gaun baby doll tanpa mengenakan bra dan celana dalam didalamnya dihadapan brondong cute ini seakan bertambah seksi dan sensasi tersendiri yang kurasakan, membuat kegairahanku ini menjadi-jadi.

    mbak dewi kenapa ?, tanya bari. ah gak apa-apa kok, ujarku dengan tetap bersikap wajar. sedikit saja aku menggerakan menggeser dudukku, kurasakan gesekan antara vaginaku dengan kain bajuku sudah membuatku seakan hendak menggelinjang. aku tak mengerti seakan aku begitu bergairah dengan napsu benar-bener terbakar hingga ubun-ubun. dan yang membuatku semakin bergairah saat terbayang adegan di saluran khusus tadi.

    ah mas aryo kenapa lama banget, hatiku membatin ingin kulampiaskan nanti jika ia datang. pucuk di cinta ulam pun tiba, tiba-tiba terdengar ketukan pintu dan kudengar suara yang menggembirakan ku, suara mas aryo. aku tak lagi dapat menahan gelora birahi didadaku ini. dengan kepalaku sekan bertambah melayang, kupejamkan mataku kurebahkan tubuhku saat terdengar bari dan suamiku bercakap-cakap.

    tak lama diantara sedikit kesadaranku yang mulai tersamar birahiku kurasakan belaian dan kecupan dibibirku yang kusambut dengan ganasnya. lidahku dengan liar menjulur meggapai lidah kecupan itu. kubuka mataku dengan pandangan mataku seakan semakin melayang menatap wajah suamiku mas aryo. kamu cantik sekali mah..., bisik suamiku. kuraih kepalanya dan kulumat kembali bibirnya.

    sambil tetap kupejamkan mataku, kurentangkan kedua kakiku mengangkang lebar, saat kurasakan gaun baby doll yang kupakai semakin terangkat menyingkap keatas dan terlepas dari kepalaku dan kini tak lagi tertutup. oohh...eluhku. kurasakan mas aryo mencumbui kedua buah dadaku. kedua putingku yang sejak tadi berdiri kini dilumat dimainkan oleh suamiku. aaah...paahh..gak kuat..., erangku sejadi-jadinya. denyut-denyut gatal semakin terasa diliang vaginaku dan daging kecilku. rasanya ingin ada sesuatu yang bisa dicengkeram didalamnya. paaah.. memek aku pengen koontol.., ujarku tak lagi dapat menguasai diriku.

    birahiku sudah diubun-ubun. pengen dientot koontol paah... pintaku yang kemudian tangan dan mulut suamiku melepaskan diri dari kedua buah dadaku. kepalaku seakan semakin terasa melayang membuatku tetap terpejam saat kedua kakiku mengangkang direntangkan kesamping dan kurasakan benda hangat dibibir mulut liang vaginaku. masukin paah...rintihku dengan tak sabar.

    sesaat kemudian kurasakan benda hangat itu semakin menyeruak menembus lubang vaginaku yang basah dengan mantapnya. bleesssshh... menusuk lubang vaginaku. ooaaahhhh... erangku dengan tubuhku menggeliat merasakan kenikmatan ini. lubang vaginaku sekan mendapatkan sesuatu untuk dilumat, dinding yang tadinya terasa gatal kini tergesek hangat dan nikmat.

    aaahh...erangku, sungguh nikmat sekali rasanya. aku blom pernah merasakan senikmat ini. terasa berbeda... tidak seperti biasa yang kurasakan.... sayup-sayup kesadaranku mengusik diantara kenikmatan birahi ini. batang koontol ini terasa berbeda, terasa lebih besar dan panjang didalam lubang vaginaku.

    aaah..., pekikku saat kubuka mataku dan kudapati bari dengan tubuh telanjang didepan selangkanganku dengan batang koontol didalam vaginaku. dan mas aryo, suamiku disampingku. papah..., ujarku namun tertahan oleh tangan suamiku. sssttt...nikmati sayang..., ujar suamiku dan melumat bibirku dengan gemas.

    mataku terpejam, antara kenikmatan dan kesadaranku saling mengalahkan hingga kesadaranku seakan menghilang dari akal sehatku. birahiku kembali menguasai diriku. saat kurasakan batang koontol bari didalam vaginaku bergerak keluar tak sampai terlepas dari bibir vaginaku kembali bergerak masuk kedalam.

    emmmfffhh... eluhku terbungkam oleh lumatan bibir suamiku dengan lidah mengajak lidahku saling menyapa. aku teringat fantasi suamiku yang pernah diceritakannya bahwa ingin melihat aku, istrinya ini disetubuhi laki-laki lain dihadapannya. ini yang dia ingin kan, mewujudkan fantasinya melihat aku di setubuhi laki-laki lain dihadapannya.

    kurasakan hujaman batang koontol bari semakin lancar mengocok lubang vaginaku. sungguh nikmat luar biasa kurasakan yang belum pernah kurasakan. karena memang ukuran batang koontol brondong ini lebih besar dan panjang di banding milik suamiku.

    ooohhh...erangku. saat mulutku terlepas dari lumatan suamiku. kubuka mataku yang mulai normal berangsur tak lagi melayang seperti sebelumnya. oochhh.. enak banget... terus bari..., pintaku. toh inilah yg suamiku inginkan, melihat istrinya di setubuhi laki-laki lain. dan aku akan menikmatinya.

    enak mah...? tanya suamiku sambil meremas dan membelai kedua buah dadaku melihatku mendesah mengerang penuh kenikmatan. koontolnya enak banget pah...ujarku diselah desahan nafasku.

    sambil sesekali mata suamiku menatapku padangan matanya tertuju pada vaginaku yang terjejal batang koontol bari dan aku hanya dapat merancau tak karuan menikmatinya.
    uuhh koontol gede terasa banget.... aaahh...
    memek aku keenakan.... paah....
    enak banget... dientot koontol gede... aaahh
    aaahh.. kooontol....
    desahan, erangan keluar dari mulutku tanpa dapat kukendalikan.

    suamiku bersimpuh menyodorkan batang koontolnya didepan wajahku. tanpa diminta kuraih dan kulumat dengan gemas. kumasukan kedalam mulutku, kujilat dengan lidahku. kedua lubang tubuhku terjejal 2 batang koontol secara bersamaan membawa sensai kenikmatan tersendiri buatku. merasakan batang koontol terjejal divaginaku dan di mulutku.

    oooh... papaaah... aku gak kuat..., pekikku aku menggeliat kubiarkan batang koontol suamiku tubuhku melengkung. teruusss... bariiii... entot teruuusss.. aaaah aaahh aaaaaaahhh.... aku memekik dan tubuhku mengejang hebat.

    enak maah...?, bisik suamiku dengan nafas masih tersengal. aku hanya bisa mengangguk. kulihat batang koontol bari yang menjulur keluar dari lubang vaginaku diselimuti cairan putih milikku. bari membimbingku untuk mengambil posisi menungging. dengan inisiatif suamiku duduk dihadapan ku dengan batang koontolnya yng tegak dan aku menyembulkan belahan pantatku dihadapan bari.

    aaaahh....eluhku terasa geli nikmat saat kepala batang koontol bari menyeruak dan menusuk lubang vaginaku. kuelus batang koontol suamiku kukecup dan kumasukan kemulutku bersamaan dengan bari yang mulai mengeluar-masukan batang koontolnya di lubang vaginaku.

    ceplok---ceplok--ceplokk--- bunyi pantatku beradu dengan pangkal paha bari yang bergerak maju mundur, akdang menghentak cepat, kadang perlahan. kedua buah dadaku yang dalam belaian tangan suamiku terguncang mengikuti irama tubuh bari.

    sungguh luar biasa bagiku. birahiku sudah kembali terbakar dengan setiap hujaman batang koontol bari membuat rasa nikmat semakin membakar birahiku. aaahh... enak banget... koontolnya... erangku seraya kulepas batang koontol suamiku dan kusambut gerakan maju mundur bari hingga batang koontolnya semakin cepat dan dahsyat menghujam lubang vaginaku.

    aaahh bariiii... !, protesku dengan kenikmatan yang semakin memuncak bari mencabut batang koontolnya dari lubang vaginaku. bari berbaring dengan bantang kemaluan mengacung, dengan cekatan seakan kuterkam aku mengambil posisi diatas tubuhnya.

    kubimbing kepala koontolnya dimulut vaginaku dan bleesss...seraya tubuhku kuturunkan maka amblaslah batang koontol itu menghilang didalam tubuhku. sesaat kemudian pinggangku sudah bergerak lincah menikmati batang koontol bari yang mampu menggapai setiap sudut lubang vaginaku memberikan kenikmatan yang blom pernah kurasakan dari milik suamiku sendiri.

    kulirik suamiku yang melihatku sambil mengelus batang koontolnya. menikmati pemandangan indah baginya, melihat istrinya sendiri di setubuhi laki-laki lain yang selam ini menjadi fantasinya kini nyata didepan matanya. lihat suamiku, lihat istrimu sedang ebrsetubuh dengan laki-laki lain, lihat memek istrimu di hujam koontol laki-laki lain, lihat tubuh istrimu ini di nikmati laki-laki lain, ujarku membatin didalam hatiku membuatku begitu atraktif memeprlihatkan kepada suamiku sendiri aku disetubuhi laki-laki lain.

    dengan wajah kulihat tegang kubiarkan suamiku melihat vaginaku melumat batang koontol bari. kuelus batang koontolnya, sambil pinggangku terus bergoyang nikmat kembali kulumat batang koontol suamiku.

    aaahh.., eluhku tak lama tak dapat lagi kubendung, pinggangku bergoyang semakin cepat, kurasakan batnag kemaluan bari mengoyang lubang vaginaku dengan nikmat sekali. hingga aku tak kuasa adn... aaahhhh....aaahhkk... aaaahkk..., erangku tubuhku kembali mengejang dan terkulai diatas tubuh bari yang memelukku dengan batang koontolnya masih didalam vaginaku.

    mmaaah... aku tak kuat..., ujar suamiku seraya berusaha memasukan batang koontolnya pada lubang vaginaku yang masih terjejal batang koontol bari. aaah..paaaahh..gak muaat.., ujarku. dengan sedikit memaksa suamiku berhasil memasukannya kepala batang koontolnya dan blessshh...
    aaaahh...pekikku dengan 2 koontol didalam vaginaku namun tak lama suamiku menghujam-hujamkannya dengan 2 koontol berbarengan membuat vaginaku menjepit kuat.

    aaah.. maaah... enak banget memeknya maaah..., ujar suamiku yang kemudian menggeram den menghentak dengan menyemburkan cairan kenikmatannya didalam vaginaku. tubuhnya ambruk diatas tubuhku. aku terhimpit di tengah tubuh suamiku dan bari.

    setelah tenang suamiku berbaring kesamping dan bari memintaku untuk terlentang. sungguh luar biasa pikirku, brondong ganteng ini menyetubuhiku. aku sudah 2 kali orgasme dia belum juga. kulihat koontol besarnya mengarah ke lubang vaginaku dan blessshh... rasanya begitu mantap vaginaku melumat koontol besar dan panjang ini.

    dan tak lama bari menggeram sesaat sebelum menyembur dikeluarkan koontolnya dari vaginaku dan menyemburkan cairan kenikmatan itu diwajahku. aku menyambut dengan mulut menganga setiap semburan. sungguh sayang padahal aku ingin merasakan semburan ini didalam vaginaku, ujarku dalam hati.

    bari berbaring disisiku, aku berbaring dengan tubuh telanjang diantara suamiku dan bari. terima kasih mah... ini hadiah untuk ulangtahun perkawinan kita... bisik suamiku dan mengecupku. aku hanya tersenyum tak dapat berkata-kata. seakan hatiku menerima perlakuan ini.... tak bisa kupunkiri aku sungguh ikut menikmatinya walau pada awalnya aku ingin marah.

    entah berapa lama aku tertidur, kulihat suamiku masih tertidur lelap dengan tubuh masih telanjang. kulihat bari keluar dari kamar mandi dengan tubuh masih telanjang. batang koontolnya yang sudah merunduk bergoyang terayun saat ia berjalan. bulu-bulu nya terlihat tercukur rapi dan terawat, kedua biji nya menggantung ikut terayun seperti buah salak.

    bari tersenyum yang nampak semakin terlihat cute ganteng banget brondong ini. kamu seksi banget..., pujiku aku duduk mendekat di bibir ranjang dan bari menghampiriku. mbak dewi juga cantik banget..., pujinya. ia tetap berdiri dihadapanku membiarkan aku memandang, mengelus, membelai koontolnya yang sudah setengah berdiri.

    kepalanya kenyal hangat membentuk lekukan seperti helm, dan membesar dan semakin membesar dai leher hingga hampir kepangkalnya yang dihiasi bulu-bulu hitamnya. bijinya menggantung terasa lembut membungkus keduanya. batang koontolnya kugenggam dan kujilat lubang dikepalanya.
    aaahh... mbaak.., eluh bari. membuatku semakin gemas kujilati seluruh kepala koontolnya dan kemudian kumasukan kedalam mulutku. uuhh.. mbak dewiii...enak banget..., pujinya.

    tak lama batang koontolnya sudah menegang berdiri mengacung tegak. aku berdiri dan merapat, bari memelukku sehingga batang kontol itu menempel di perut bawahku. eemhhh... koontolnya ngeganjel..., ujarku dengan tersipu. dan kusambut bibir dan kubalas melumat dengan lidahku dan lidahnya saling menyapa menari. sambil tangannya meremas-remas buah dadaku dan sebelah tangannya meremas pantatku

    ciuman bibirnya beralih ke leherku, aku terpejam menikmatinya kubiarkan menjalar kebawah menciumi buah dadaku melumat putingku dan semakin kebawah, bari bersimpuh sambil menciumi perutku dan semakin kebawah tangannya membelai bulu kemaluanku dan satu tangan lagi tak bosannya meremas pantatku.

    aaah...eluhku saat bari mencelupkan jarinya dilubang vaginaku. jarinya membuka bibir vaginaku dan hendak menjilat vaginaku. emmmhh..., sergahku mencegahnya dengan kondisiku setelah persetubuhan sebelumnya aku blom membersihkan vaginaku membuatku tak percaya diri. bari menatapku kuberi kode dan kulirik suamiku yang masih terlelap tertidur puas. dengan alasan itu kuajak bari ke kamar mandi.

    seperti anak-anak yang polos aku dan beri dengan tubuh telanjang bergandengan tangan ke kamar mandi meninggalkan suamiku yang tertidur. kuambil showr dan kubasuh vaginaku sebelum bari melakukan padaku. air hangat menyembur dari atas membasahi tubuhku dan tubuh bari yang saling berpelukan, mulut ku dan mulut bari saling bartautan tak ingin lepas.

    disisi bathub bari, memintaku duduk dan merentangkan kedua kakiku mengangkang lebar bari bersimpuh, tangannya membuka bibir vaginaku dan lidahnya menjulur menjilat, menggelitik setiap sudut bibir vaginaku. daging kecil ku tak luput dari permainan lidahnya.

    sesaat sesudah menyudahi mencumbui vaginaku, bari mengecupku, kupeluk lehernya saat kurasakan batang koontolnya dimulut vaginaku dan bleesss.... dengan kedua tangannya menahan kedua pahaku yang mengangkang. kakiku mulai melingkar di pingganya.

    hujaman-demi hujaman membuatku mengeluh, merintih nikmat tak terkira.
    uuhh... koontol...
    enak banget koontolnya...
    hingga kembali aku mengejang mencapai kenikmatan orgasmeku dalam pelukan bari dibawah siraman air hangat.

    bari membimbingku untuk menungging dengan berpegang bibir bathub pinggang bari menghentak, dengan koontol menghujam vaginaku dari belakang. bari menggeram dengan gerakan cepat dan sesaat sebelum menyemburkan cairan kenikmatan bari mencabut koontolnya dari vaginaku dan menyemburkannya diatas punggungku.

    setelah agak tenang, kuelus batang koontol itu dan aku dimandikannya dengan lembut. busa sabun dioleskannya diseluruh tubuhku hingga bagian yang tak pernah orang lain lakukan. tak mau kalah aku melakukannya padanya. kuoleskan sabun didadanya yang kekar, kuoleskan sabun di pantatnya yang seksi, kuoleskan sabun di batang koontolnya dan bijinya dengan lembut.

    diantara canda dan tawa, bari mengeringkan tubuhku dengan handuk dari tetesan air yang menempel ditubuhku. yang juga kubalas mengeringkan tubuhnya. bari merangkulku keluar dari kamar mandi dengan tanpa pakaian. aduuh aku ketinggalan nih... ujar suamiku yang baru terbangun dan beranjak ke kamar mandi.

    sementara suamiku dikamar mandi, aku dan bari terasa semakin dekat, dengan obrolan mengalir diantara kami. tak ada rasa canggung lagi, duduk berdekatan saling merangkul dengan tubuh kami berdua nampak terlihat tanpa pakaian yang melekat.

    hari menjelang malam saat kami bertiga bersiap untuk mengisi perut. aku mengenakan gaun baby doll dan lagi-lagi tanpa memakai bra dan celana dalam didalamnya seeprti yang suamiku inginkan. paah... bari nginep kan ?, tanyaku pada suamiku. kalo mamah mau bari nginep dia gak keberatan..., jawab suamiku. aku tersenyum, papah gak apa-apakan ?, tanyaku. enggak mah..., jawab suamiku. papah gak keberatan kalo nanti malam aku pengen gituan lagi sama bari ?, tanyaku. boleh mah..., jawab singkat suamiku.

    terima kasih paah.., ujarku seraya dengan manja aku berjalan memeluk tangannya dengan manja. sementara bari berjalan di sisi sebelah kiriku menelusuri lorong diantara kamar-kamar hotel. nah kalo nanti malam mamah mau gituan lagi sama bari mulai sekarang mamah jalannya sama bari aja, biar papah liat dan menikmati. ujar suamiku. aku hanya tersenyum dan melepas tangan suamiku beralih menggandeng tangan bari denga mesra.

    suasana lampu remang dan musik mengalun lembut, aku menikmati santapan malam diantara suamiku dan bari. aku duduk begitu rapat dengan bari dengan sofa yang nyaman sambil mengobrol ringan dan bersenda gurau. kadang aku masuk kedalam pelukan suamiku, kadang aku masuk kedalam pelukan bari bergantian. namun suamiku memberiku kesempatan aku lebih dekat dengan bari.

    usai makan malam, birahiku sudah tak dapat kutahan lebih lama. pah boleh ya... pintaku saat didalam kamar hotel, suamiku mengangguk. kulepas seluruh pakaianku, kubiarkan tubuhku bebas tanpa ada yg menutupi. bari mulai ikut melepas pakaiannya.

    kecupan demi kecupan, aku dan bari memulai saling mencumbu. aku sudah tak tahan, kedua kakiku mengangkang lebar, aku terlentang. pengen koontol....rintihku. kulirik suamiku yang menyaksikan semua ini sambil mengelus batang koontolnya sendiri melihat istrinya bergelut dengan laki-laki pilihannya.

    batang koontol besar bari mulai menyentuh bibir vaginaku, masukin....pintaku dan blesssshh..... betapa nikmatnya batang koontol besar bari. mulai menggenjot dengan mantapnya. aku terpejam mendesah merintih nikmat.

    hingga tak lama aku mencapai orgasme begitu nikmatnya. bari terus menggenjot vaginaku dengan berbagai posisi, dan suamiku mulai ikut bermain. hingga kembali lubang tubuhku menerima 2 batang koontol sekaligus.

    secara bergantian bari memberi kesempatan pada suamiku untuk menggenjot vaginaku sementara aku menghisap batang koontol bari yang besar suamiku menikmati vaginaku. dan secara bergantian suamiku membagi kenikmatan tubuh istri nya dengan bari, brondong ganteng ber koontol besar ini.

    sudah 4 kali aku mencapai orgasme hingga kemudian satu persatu suamiku menyemburkan cairan kenikmatannya. dengan posisi tubuhku menungging suamiku menyemburkan cairan kenikmatannya didalam lubang vaginaku.

    bari mengambil alih tubuhku, aku terlentang pasrah, hujaman demi hujaman membuat aku menggeliat tak tertahankan hingga aku kembali mencapai orgasme yang ke lima. selang tak lama usai aku orgasme, bari mulai menggeram dengan gerakan pinggang yang cepat.

    aku mau keluar mbak dewi..., ujarnya disela nafas nya yang semakin memburu. ayo keluarin...ujarku, kupeluk tubuhnya dengan pinggang bergerak naik turun semakin cepat. keluarin didalam aja....bisikku pada bari yang mengangguk dengan semakin menggeram dan...tubuhnya menghentak. croooot.... kurasakan tembakan cairan kenikmatan yang hangat didalam liang rahimku.
    Last edited by a moderator: 12 Sep 2013
    co_casanova likes this.
  2. telassso
    Offline

    telassso Junior

    Joined:
    15 Oct 2009
    Pesan:
    183
    Likes Yg Diperoleh:
    2
    Jenis Kelamin:
    Cowok
    mantaaap....suami yg sangat mengert istri yaaaa
  3. cowparty
    Offline

    cowparty Mania

    Joined:
    9 Sep 2008
    Pesan:
    213
    Likes Yg Diperoleh:
    30
    bikin horny berat!..lain kali minta sama suaminya disediakan 2 kontol muda dan besar....kalo gak dapat juga biar ane yang maju
  4. melon_lover
    Offline

    melon_lover Junior

    Joined:
    9 Jan 2011
    Pesan:
    109
    Likes Yg Diperoleh:
    0
    makkkkcrrroooooottttttt........... :D :D :D ceritanya seru wi....
  5. under_cover
    Offline

    under_cover Junior

    Joined:
    25 May 2009
    Pesan:
    225
    Likes Yg Diperoleh:
    6
    sip
    jadi pengen dueh
  6. bangtoyib201
    Offline

    bangtoyib201 Junior

    Joined:
    10 Jan 2011
    Pesan:
    294
    Likes Yg Diperoleh:
    14
    Jenis Kelamin:
    Cowok
    dengkul ane lemeeesss... ampe ga kuat berdiri niy baca cerita na.. ty sis.. yg lainnya ditunggu..
  7. raedi_m
    Offline

    raedi_m Junior

    Joined:
    28 Jan 2007
    Pesan:
    15
    Likes Yg Diperoleh:
    0
    Jenis Kelamin:
    Cowok
    crita yg seru , smp gemtar q dbuatnya... :):):)
  8. bebas02
    Offline

    bebas02 Junior

    Joined:
    9 Jan 2010
    Pesan:
    150
    Likes Yg Diperoleh:
    5
    Jenis Kelamin:
    Cowok
    hehehee mantap. Teladan deh...:)
  9. deanhartono
    Offline

    deanhartono Junior

    Joined:
    6 Mar 2013
    Pesan:
    42
    Likes Yg Diperoleh:
    1
    Jenis Kelamin:
    Cowok
    Kebahagiaan yang penuh dengan pengertian ... makasih bro... seru kali
  10. orjoks
    Offline

    orjoks Junior

    Joined:
    27 May 2009
    Pesan:
    746
    Likes Yg Diperoleh:
    79
    Jenis Kelamin:
    Cowok
    Sensai cerita nya sangat menggairahkan...top
  11. Nia.ajalah
    Offline

    Nia.ajalah Junior

    Joined:
    10 Jun 2013
    Pesan:
    100
    Likes Yg Diperoleh:
    48
    Jenis Kelamin:
    Cewek
    kapan ya suamiku kasih kado brownis gitu... ehmmm..
    blitz likes this.
  12. Randy Putra
    Offline

    Randy Putra Junior

    Joined:
    17 Jun 2013
    Pesan:
    244
    Likes Yg Diperoleh:
    6
    Jenis Kelamin:
    Cowok
    sis nia mau bronies??
  13. panja
    Offline

    panja Enthusiast

    Joined:
    4 Jul 2007
    Pesan:
    211
    Likes Yg Diperoleh:
    23
    ruuar biasa kayak beneran aja ne cerita
  14. co_casanova
    Offline

    co_casanova Senior

    Joined:
    13 Dec 2009
    Pesan:
    13.974
    Likes Yg Diperoleh:
    1.559
    Jenis Kelamin:
    Cowok
    luar biasa pengalaman ranjangnya sis bikin pengen 3s lagi baca ceritanya :-bd:-bd

    hadiah istimewa bisa dapet O 5 kali pasti puas tuh :)):))

Share This Page

Something Useful About Us