Warning!

Khusus untuk dewasa. Bagi yang belum cukup umur, sok muna, alim atau tidak suka sex, jangan protes, silahkan tutup halaman ini sekarang juga. Tetapi bagi kamu yang gemar duduk-duduk menghabiskan waktu untuk melihat dunia yang asik-asik, silahkan dilanjuti...

Kisah Raja dengan 4 istri

Diskusi di 'Inspirasi Hati' dimulai oleh welman08, 23 Aug 2010.

  1. welman08

    welman08 Banned

    Dahulu kala...
    Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri


    Raja ini sangat mencintai isteri keempatnya dan selalu
    menghadiahkannya pakaian-pakaian yang mahal dan memberinya makanan
    yang paling enak. Hanya yang terbaik yang akan diberikan kepada sang
    isteri.


    Dia juga sangat memuja isteri ketiganya dan selalu memamerkannya ke
    pejabat-pejabat kerajaan tetangga. Itu karena dia takut suatu saat
    nanti, isteri ketiganya ini akan meninggalkannya.


    Sang raja juga menyayangi isteri keduanya. Karena isterinya yang
    satu ini merupakan tempat curahan hatinya, yang akan selalu ramah,
    peduli dan sabar terhadapnya. Pada saat sang raja menghadapi suatu
    masalah, dia akan mengungkapkan isi hatinya hanya pada isteri kedua
    karena dia bisa membantunya melalui masa-masa sulit itu.



    Isteri pertama raja adalah pasangan yang sangat setia dan telah
    memberikan kontribusi yang besar dalam pemeliharaan kekayaannya
    maupun untuk kerajaannya. Akan tetapi, si raja tidak peduli terhadap
    isteri pertamanya ini meskipun sang isteri begitu mencintainya,
    tetap saja sulit bagi sang raja untuk memperhatikan isterinya itu.


    Hingga suatu hari, sang raja jatuh sakit dan dia sadar bahwa
    kematiannya sudah dekat.


    Sambil merenungi kehidupannya yang sangat mewah itu, sang raja lalu
    berpikir, "Saat ini aku memiliki 4 isteri disampingku, tapi ketika
    aku pergi, mungkin aku akan sendiri".

    Lalu, bertanyalah ia pada isteri keempatnya, "Sampai saat ini, aku
    paling mencintaimu, aku sudah menghadiahkanmu pakaian-pakaian yang
    paling indah dan memberi perhatian yang sangat besar hanya untukmu.
    Sekarang aku sekarat, apakah kau akan mengikuti dan tetap
    menemaniku?"

    "Tidak akan!" balas si isteri keempat itu, ia pun pergi tanpa
    mengatakan apapun lagi.



    Jawaban isterinya itu bagaikan pisau yang begitu tepat menusuk
    jantungnya.



    Raja yang sedih itu kemudian berkata pada isteri ketiganya, "Aku
    sangat memujamu dengan seluruh jiwaku. Sekarang aku sekarat, apakah

    kau tetap mengikuti dan selalu bersamaku?"


    "Tidak!" sahut sang isteri. "Hidup ini begitu indah! Saat kau

    meninggal, akupun akan menikah kembali!"


    Perasaan sang rajapun hampa dan membeku.

    Beberapa saat kemudian, sang raja bertanya pada isteri keduanya, "

    Selama ini, bila aku membutuhkanmu, kau selalu ada untukku. Jika
    nanti aku meninggal, apakah kau akan mengikuti dan terus

    disampingku?"

    "Maafkan aku, untuk kali ini aku tidak bisa memenuhi

    permintaaanmu!" jawab isteri keduanya. "Yang bisa aku lakukan,

    hanyalah ikut menemanimu menuju pemakamanmu."

    Lagi-lagi, jawaban si isteri bagaikan petir yang menyambar dan

    menghancurkan hatinya.


    Tiba-tiba, sebuah suara berkata:

    "Aku akan bersamamu dan menemanimu kemanapun kau pergi." Sang raja

    menolehkan kepalanya mencari-cari siapa yang berbicara dan

    terlihatlah olehnya isteri pertamanya. Dia kelihatan begitu kurus,
    seperti menderita kekurangan gizi.

    Dengan penyesalan yang sangat mendalam kesedihan yang amat sangat,
    sang raja berkata sendu, "Seharusnya aku lebih memperhatikanmu saat

    aku masih punya banyak kesempatan!"


    Dalam realitanya, sesungguhnya kita semua mempunyai '4 isteri' dalam
    hidup kita....

    'Isteri keempat' kita adalah tubuh kita. Tidak peduli berapa banyak
    waktu dan usaha yang kita habiskan untuk membuatnya terlihat bagus,
    tetap saja dia akan meninggalkan kita saat kita meninggal.


    Kemudian 'Isteri ketiga' kita adalah ambisi, kedudukan dan kekayaan kita.
    Saat kita meninggal, semua itu pasti akan jatuh ke tangan orang lain.


    Sedangkan 'isteri kedua' kita adalah keluarga dan teman-teman kita.
    Tak peduli berapa lama waktu yang sudah dihabiskan bersama kita,
    tetap saja mereka hanya bisa menemani dan mengiringi kita hingga ke pemakaman.



    Dan akhirnya 'isteri pertama' kita adalah jiwa, roh, iman kita,

    yang sering terabaikan karena sibuk memburu kekayaan, kekuasaan, dan kepuasan nafsu.
    Padahal, jiwa, roh, atau iman inilah yang akan mengikuti kita kemanapun kita pergi.



    Jadi perhatikan, tanamkan dan simpan baik-baik dalam hatimu sekarang!
    Hanya inilah hal terbaik yang bisa kau tunjukkan pada dunia.

    Let it Shine!
     
  2. kaitojr

    kaitojr Junior

    yang di mana arti nya kita hrs lebih memperhatikan jiwa, roh, dan iman kita dibandingkan dgn yg nama nya nafsu duniawi ini.
    Cerita yang bagus di Bulan Puasa ini, Two thumbs Up for u Bro >.<
     
  3. welman08

    welman08 Banned

    makasih juragan, banyak-banyak berbuat yang membawa hikmat.....
     

Share This Page

Something Useful About Us