Warning!

Khusus untuk dewasa. Bagi yang belum cukup umur, sok muna, alim atau tidak suka sex, jangan protes, silahkan tutup halaman ini sekarang juga. Tetapi bagi kamu yang gemar duduk-duduk menghabiskan waktu untuk melihat dunia yang asik-asik, silahkan dilanjuti...

Nyi Roro Kidul

Diskusi di 'Misteri Dunia Lain' dimulai oleh desireman222, 20 Aug 2006.

  1. desireman222

    desireman222 Quarantined Staff Member

    Lukisan Sang Kontroversial

    Sengaja dipost menjelang direleasenya Cerita Seru Karangan Pujangga [DS] Mr.Zonot .M.Cs[DS]..dengan judul : "Birahi Laut Selatan".

    Percaya ato nggak tentang keberadaannya..itu hak masing2 orang ya ;)
  2. kutu_iseng

    kutu_iseng Junior

    Percaya ga percaya

    Klo bro D222 pribadi? :p
  3. desireman222

    desireman222 Quarantined Staff Member

    Awal keberadaan gaib adalah dimana kita mulai mempercayai dan meyakini
    tentang sesuatu hal. Misalnya..sugesti kita meyakini dan percaya bahwa dipohon besar itu ada "penunggu"nya...dan suka nakut2i orang. Nah perlahan apa yang kita sugesti didalam diri kita akan menjelma menjadi sesuatu spt apa yang kita bayangkan :D
  4. desireman222

    desireman222 Quarantined Staff Member

    Kisah Dan Mitos Kanjeng Bunda Ratu KIdul

    ada banyak versi tentang perempuan cantik ini... keragaman versi tersebut secara tidak langsung menyatakan bahwa dia eksis ... siapakah dia sebenarnya???? hayuuu... kita ngobrol bareng!!!!


    Kisah Kanjeng Ratu Kidul (Dewi Srengenge)

    Di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge adalah anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu berharap mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan putra dari perkawinan tersebut. Maka, bahagialah sang raja.

    Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan meminta agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. "Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku", kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu.

    Pada pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. "Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Bila engkau berhasil, maka aku akan memberikan suatu imbalan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya." Sang dukun menuruti perintah sang ratu. Pada malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal. Ketika dia terbangun, dia menyadari tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa.

    Ketika Raja mendengar kabar itu, beliau menjadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Masalah pun menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. "Puterimu akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri," kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, akhirnya beliau terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya ke luar dari negeri itu.

    Puteri yang malang itu pun pergi sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Dia hampir tidak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam kepada ibu tirinya, malahan ia selalu meminta agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan..

    Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke dalam air dan berenang. Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat terjadi. Bisulnya lenyap dan tak ada tanda-tanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Malahan, dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Bukan hanya itu, kini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Kini ia menjadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya.


    Kanjeng Ratu Kidul = Ratna Suwinda

    Tersebut dalam Babad Tanah Jawi (abad ke-19), seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran, Joko Suruh, bertemu dengan seorang pertapa yang memerintahkan agar dia menemukan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur. Karena sang pertapa adalah seorang wanita muda yang cantik, Joko Suruh pun jatuh cinta kepadanya. Tapi sang pertapa yang ternyata merupakan bibi dari Joko Suruh, bernama Ratna Suwida, menolak cintanya. Ketika muda, Ratna Suwida mengasingkan diri untuk bertapa di sebuah bukit. Kemudian ia pergi ke pantai selatan Jawa dan menjadi penguasa spiritual di sana. Ia berkata kepada pangeran, jika keturunan pangeran menjadi penguasa di kerajaan yang terletak di dekat Gunung Merapi, ia akan menikahi seluruh penguasa secara bergantian.

    Generasi selanjutnya, Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Ke-2, mengasingkan diri ke Pantai Selatan, untuk mengumpulkan seluruh energinya, dalam upaya mempersiapkan kampanye militer melawan kerajaan utara. Meditasinya menarik perhatian Kanjeng Ratu Kidul dan dia berjanji untuk membantunya. Selama tiga hari dan tiga malam dia mempelajari rahasia perang dan pemerintahan, dan intrik-intrik cinta di istana bawah airnya, hingga akhirnya muncul dari Laut Parangkusumo, kini Yogyakarta Selatan. Sejak saat itu, Ratu Kidul dilaporkan berhubungan erat dengan keturunan Senopati yang berkuasa, dan sesajian dipersembahkan untuknya di tempat ini setiap tahun melalui perwakilan istana Solo dan Yogyakarta.

    Begitulah dua buah kisah atau legenda mengenai Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan. Versi pertama diambil dari buku Cerita Rakyat dari Yogyakarta dan versi yang kedua terdapat dalam Babad Tanah Jawi. Kedua cerita tersebut memang berbeda, tapi anda jangan bingung. Anda tidak perlu pusing memilih, mana dari keduanya yang paling benar. Cerita-cerita di atas hanyalah sebuah pengantar bagi tulisan selanjutnya.
  5. desireman222

    desireman222 Quarantined Staff Member

    Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta

    Percayakah anda dengan cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran akan cerita Kanjeng Ratu Kidul memang masih tetap menjadi polemik. Tapi terlepas dari polemik tersebut, ada sebuah fenomena yang nyata, bahwa mitos Ratu Kidul memang memiliki relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Hubungan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakarta paling tidak tercantum dalam Babad Tanah Jawi (cerita tentang kanjeng Ratu Kidul di atas, versi kedua). Hubungan seperti apa yang terjalin di antara keduanya?


    Sebagai sebuah hubungan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut masyarakat Jawa mempunyai kekuatan yang lebih kuat, masih menurut Twikromo, maka penggunaan simbol pun sering diaktualisasikan. Jika dihubungkan dengan makhluk halus, maka Javanisme mengenal penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan nDelpin, dan Laut Selatan. Penguasa Laut Selatan inilah yang oleh orang Jawa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Keempat penguasa tersebut mengitari Kesultanan Yogyakarta. Dan untuk mencapai keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dalam masyarakat, maka raja harus mengadakan komunikasi dengan "makhluk-makhluk halus" tersebut.

    Menurut Twikromo, bagi raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul adalah sebagai salah satu kekuatan batin dalam mengelola negara. Sebagai kekuatan datan kasat mata (tak terlihat oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul harus dimintai restu dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapatkan keselamatan dan ketenteraman.

    Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada kegiatan labuhan misalnya, sebuah upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di selatan Yogyakarta, yang diadakan tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan tahun Saka (tahun Jawa). Upacara ini bertujuan untuk kesejahteraan sultan dan masyarakat Yogyakarta.
    Kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semang yang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Bukti lainnya adalah dengan didirikannya sebuah bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), sekitar 1 km sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul.

    Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan. Salah satu buktinya adalah adanya kepercayaan bahwa jika orang hilang di Pantai Parangtritis, maka orang tersebut hilang karena "diambil" oleh sang Ratu.

    Selain Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga diyakini oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memang disebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji kepada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk menjaga Kerajaan Mataram, para sultan, keluarga kerajaan, dan masyarakat dari malapetaka. Dan karena kedua keraton (Yogyakarta dan Surakarta) memiliki leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), maka seperti halnya Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melaksanakan berbagai bentuk penghayatan mereka kepada Kanjeng Ratu Kidul. Salah satunya adalah pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun sekali pada saat peringatan hari penobatan para raja. Sembilan orang penari yang mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang dan menikahi susuhunan, dan kabarnya sang Ratu kemudian secara gaib muncul dalam wujud penari kesepuluh yang nampak berkilauan.
    Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ternyata juga meluas sampai ke daerah Jawa Barat. Anda pasti pernah mendengar, bahwa ada sebuah kamar khusus (nomor 308) di lantai atas Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, yang disajikan khusus untuk Ratu Kidul. Siapapun yang ingin bertemu dengan sang Ratu, bisa masuk ke ruangan ini, tapi harus melalui seorang perantara yang menyajikan persembahan buat sang Ratu. Pengkhususan kamar ini adalah salah satu simbol 'gaib' yang dipakai oleh mantan presiden Soekarno.

    Sampai sekarang, di masa yang sangat modern ini, legenda Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan, adalah legenda yang paling spektakuler. Bahkan ketika anda membaca kisah ini, banyak orang dari Indonesia atau negara lain mengakui bahwa mereka telah bertemu ratu peri yang cantik mengenakan pakaian tradisional Jawa. Salah satu orang yang dikabarkan juga pernah menyaksikan secara langsung wujud sang Ratu adalah sang maestro pelukis Indonesia, (almarhum) Affandi. Pengalamannya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah lukisan.



    Nah selanjutnya gimana anda menyikapinya ;)
  6. desireman222

    desireman222 Quarantined Staff Member

    Versi laen ttg Ratu Kidul

    legenda bernuansa mistik mengenal tokoh Kanjeng Ratu Kidul sebagai penguasa pantai selatan, dan orang juga mengenal tokoh sakti zaman Majapahit yang bergelar Ki Hajar Cemara. Konon, dua tokoh itu sama, nama satu orang.

    Keberadaan ratu cantik bertubuh seksi yang konon merupakan isteri para raja Jawa dari masa ke masa, memiliki kesaktian teramat tinggi.

    Setidaknya, legenda dan juga termaktub dalam Babad Tanah Jawi menyatakan, Kanjeng Ratu Kidul menikah dengan Panembahan Senopati dan semua keturunannya.

    Sebagai bukti bahwa kerajaan yang masih ada dan para rajanya selalu minta bantuan Ratu Kidul saat menemui kesulitan, salah satunya adalah keberadaan menara di timur Keraton Surakarta yang menjadi tempat pertemuan Ratu Kidul dengan suami yang disebut Panggung Sangga Buwana.

    Bila dirunut, Ratu Kidul sebenarnya puteri dari Kerajaan Pajajaran yang terpaksa meninggalkan istana karena dipaksa menikah dengan lelaki yang tidak dicintainya. Supaya tidak ada yang mengenali, terutama aman dari kejaran suruhan ayahhandanya, puteri yang sakti itu menyamar menjadi lelaki dengan gelar Ki Hajar Cemara dan melakukan tapa di kawasan pantai selatan.

    Ki Hajar Cemara yang sakti itu mampu memerintah lelembut seluruh Pulau Jawa. Kesaktiannya terdengar di telingan Raden Sesuruh yang pernah dikalahkan Prabu Ciung Wanara. Maka ia mencarinya untuk nantang duel. Pangeran kalah. Tapi Ki Hajar Cemara dengan kepekaan batinnya tahu bahwa, Raden Sesuruh akan menjadi raja Jawa.

    Hubungan mereka makin dekat, Hajar Cemara pun tak dapat terus menyamar karena ternyata jatuh cinta kepada tawanannya. Ratu Kidul lantas memerintahkan Raden Sesuruh untuk membangun kerajaan yang kemudian terkenal dengan nama Majapahit. Sedang Ratu Kidul akhirnya memilih mendirikan istana di dasar laut selatan dengan kawula terdiri atas bangsa lelembut.

    Dengan konsep seperti itu nyata bahwa, tokoh kondang yang bergelar Ki Hajar Cemara yang dianggap sebagai pesaing Kanjeng Ratu Kidul atau ada yang menganggap bahwa tokoh itulah satu-satunya orang sakti yang mampu mengalahkan Ratu Kidul adalah keliru. Sebab, Ki Hajar Cemara adalah Kanjeng Ratu Kidul dalam bentuk penyamaran. ;)
  7. geliat^malam

    geliat^malam Addict

    ane percaya ga y? fifty-fifty d..:p
  8. Dr.Sexy

    Dr.Sexy Tukang Nipu

    percaya atau tidak ya ....????
    hmhmhmm....
    kalo percaya ntar gue di bilang takhayul banget.
    kalo tidak percaya malam malam ntar gue didatangin ama nyi roro kidul lagi.... serem ah hahahahahhaaa....
    semua berbalik ke diri masing masing,
    yang paling penting dekatkan diri kita ke Yang maha kuasa aza.
    hahahahhahaa
  9. desireman222

    desireman222 Quarantined Staff Member

    Manusia diciptakan sebaik baik bentuk dan sesempurna bentuk yang ada didunia.Kita memiliki akal, nafsu, pikiran dsb.Sementara mahluk laen tidak. Jadi apapun yg ada didunia ini serahkan sama Yang Kuasa dan lebih mendekatkan diri kepadaNya, walaupun sedang mupeng sekalipun ;) :D
    Karena jawaban terbaik dari semua pertanyaan adalah Hak Mutlak Tuhan Yang Maha Esa.Kita hanya bisa pasrah, tawakal, tabah dan usaha.:D
  10. fransbanci

    fransbanci Enthusiast

    yang jelas bro, dunia gaib itu ada, dan penghuni gaib yg nyata2 adalah kelompok sejenis jin dan jin itu banyak macamnya bro, pepatah yg paling baeeek adalah.. berbahagialah bagi orang yg tidak tau bro;) kalo setengah2 masuk situ berat juga bro
  11. R.A.W

    R.A.W Elite

    Wah q sendiri juga bingung bro ad ato ga???
    Dulu pernah sempet diundang sih masuk k tubuh salah seorang keluarga q orang sunda, tapi tiba2 bisa ngomong jawa yang alus banget lebih parah dari kromo inggil cuma babe q yang ngerti artinya. Tapi q ga tau tu asli ato ga waktu tu masih kecil aq, masih lugu. Kan "gtuan" tu juga bisa bohong sich.

    Tapi waktu q dah gedean q pernah diajak ke pantai selatan, belom nyampe sana sich ( 10km sebelum mgkn) tapi tu waktu msih awal2 aq mulai "peka" and belum ada bimbingan, aq ngerasa disana ada tenaga yang gede banget, q coba untuk rasain and serap da2 q malah sakit luar bisa kepala q pusing ga karuan tapi sampe sekarang q masih ga tau itu kenapa???
    Q juga ga brani kesana q masih trauma meskipun dah lama juga.

    Menurut anda gimana???
    Tu qra2 apa ya???
    Q ga tau yang jelas ada tenaga yang besar banget, pernah ikut ngerasain ga???
  12. bawuq

    bawuq Mania

    wah...bro desireman222 tau bnyk tentang nyi roro kidul, salut............
  13. turbocharger

    turbocharger Addict

    dulu buanget...pas gue liburan di taon 96 gue pernah ke kamarnya roro kidul di hotel apa gitu..lupa gue...
    sama om tante gue yang dah pasti sama juru kuncinya...
    kamarnya rapih banget...tapi engga ada kesan angker atau serem banget tuh. dikamar...malah kesan tenang...damai...sunyi...dah rada lupa lupa dikit sih.
    terus seinget gue ada sekitar 2 lukisan gede yang di page 1 itu..
    dah cuman segitu doang seinget gue....
    oh ya...bang D222 kenapa katanya nyi roro kidul demen sama warna ijo...lupa tuh ane...lupa apa engga pernah tau yak..hehehe...engga inget...
    thank's yaa..

    peace
  14. R.A.W

    R.A.W Elite

    Q juga ga tau ya kenapa. Dulu waktu masuk ke tubuh relasi q beliau juga minta dicariin selendang ijo, tapi waktu tu ga ada jadi diya ngomel dulu deh
  15. h2_chen

    h2_chen Junior

    mak erot jg sakti
  16. p@kdh3

    p@kdh3 Elite

    Memang semua hal gaib pasti berhubungan dengan TUHAN YANG MAHA ESA karena kesemuanya itu hasil ciptaanNya.

    Yang jelas... kita harus percaya gaib bro... terbukti dari keberadaan Tuhan YME... Dialah sumber gaib tersebut.

    Jika kita tidak percaya gaib... berarti kita sendiri tidak mempercayai adanya TUHAN!!!
  17. andrie10

    andrie10 Junior

    setuju..menurut gue dia (roro kidul) sama kayak kita, sama2 ciptaan Tuhan, dan gue rasa bangsa manusia lebih mulia dimata Tuhan, (tanpa mengurangi rasa hormat sama yang percaya banget sama roro kidul)..
  18. apanaing

    apanaing Addict

    Daku salut dengan boss desireman 222 sebab pengetahuannya mengenai Kanjeng Nyi Roro Kidul amat dalam sehingga daku angkat topy (klo kelihatan sih daku pasti standing afflus)
  19. TOpengMupEng

    TOpengMupEng Addict

    gw setuju banget.. sbgai manusia.. kita kudu percaya ama hal gaib.. sebagaimana bentuk kita percaya akan adanya Tuhan, surga, neraka, kematian, dan ruh kehidupan.. itu adalah semua hal gaib yg kasat mata :)
  20. Mr. Bond

    Mr. Bond Enthusiast

    gw percaya ama yg gaib.tp soal adanya nyi roro kidul n csnya terus terang gw tidak percaya!!

Share This Page

Something Useful About Us