Warning!

Khusus untuk dewasa. Bagi yang belum cukup umur, sok muna, alim atau tidak suka sex, jangan protes, silahkan tutup halaman ini sekarang juga. Tetapi bagi kamu yang gemar duduk-duduk menghabiskan waktu untuk melihat dunia yang asik-asik, silahkan dilanjuti...

Sang Jenderal Besar Soeharto Senantiasa Diselimuti Dunia Mistik

Diskusi di 'Misteri Dunia Lain' dimulai oleh joe purwono, 10 Nov 2010.

  1. joe purwono

    joe purwono Enthusiast

    Joined:
    17 Nov 2006
    Pesan:
    270
    Likes Yg Diperoleh:
    53
    Dalam kehidupannya, Soeharto tak lepas dari nilai-nilai filosofi Jawa.
    Ia memang terlahir dari lingkup tradisi Jawa yang sangat kental. Laku
    prihatin berupa puasa dan semedi biasa ia lakoni. Berkaitan itu
    masyarakat, khususnya di Jawa, selalu mengaitkan mantan penguasa Orde
    Baru tersebut dengan dunia mistik.

    ADALAH sang ibu, Sukirah yang berperan besar menorehkan ajaran
    kejawen. Konon, setelah melahirkan Soeharto, Sukirah sempat menghilang
    selama 40 hari lamanya. Tak ada yang tahu ke mana dia pergi. Setelah
    pulang ia mengaku bertapa untuk masa depan anaknya yang baru
    dilahirkannya itu.

    Saat menjadi presiden, filosofi itu tik ia tanggalkan. Ia menjalankan
    kepemimpinannya berdasar tradisi Jawa. Salah satu ciri utama filosofi
    Jawa yang benar-benar dihayati Soeharto adalah penghormatan terhadap
    harmoni dan keselarasan hubungan antara manusia dan alam semesta.
    Dalam menjaga harmonisasi dengan alam, banyak sekali upacara yang
    dipertahankan oleh Soeharto.

    Soeharto percaya dengan mempraktikkan upacara-upacara itu, ia akan
    memperoleh kebijaksanaan dan harmoni. Ia begitu konsisten
    menyelenggarakan selamatan, upacara tradisional, baik pada upacara
    kelahiran, ulang tahun, pernikahan, maupun acara kematian. Itu semua
    dilakukan agar terjadi keseimbangan.

    Bukan hanya dalam kehidupan pribadi dan keluarga Soeharto melaksanakan
    upacara-upacara kejawen. Dalam menjalankan roda pemerintahan yang
    dipimpinnya selama tiga dekade, ia juga menerapkannya. Untuk
    kepentingan dan momen apapun upacara itu dilaksanakan, terdapat satu
    prinsip utama yang diyakini Soeharto, yaitu harmonisasi.

    Dalam konteks kekuasaan, istilah harmonisasi yang dipahami Soeharto
    sebenarnya tidak berkonotasi pada keselarasan dan kebijaksanaan,
    melainkan lebih bernuansa pada tindakan-tindakan mempertahankan
    kekuasaan meskipun harus menempuh jalan kekerasan. Harmonisasi dalam
    kosa kata pemerintahan Orde Baru juga bermakna penertiban,
    pendisiplinan, pencekalan dan pembredelan, penculikan, bahkan
    pembunuhan. Itulah mengapa, upacara-upacara kejawen yang dilakukan
    Soeharto bagi kelangsungan kekuasaannya jauh dari nuansa keluhuran dan
    keadiluhungan budaya, tapi lebih bersifat magis-metafisis- pragmatis.

    Soeharto sendiri mendapatkan pendalaman pada dunia mistis dari Kiai
    Daryatmo, seorang guru agama dan mistik Jawa. Dari kiai ini, Soeharto
    muda mendapat pengetahuan tentang pengobatan, tentang laku, dan
    tentang semedi. Dalam bukunya, Soeharto: Pikiran, Ucapan dan Tindakan
    Saya, nama Daryatmo disebut-sebut.

    Soeharto mengakui Daryatmo banyak memberi inspirasi dalam perjalanan
    hidupnya. Bahkan sampai menjadi presiden. Mantan Menteri Penerangan
    Mashuri bahkan pernah menuturkan, setiap bulan sedikitnya satu kali,
    Soeharto datang menemui Daryatmo untuk minta petunjuk.

    Ritual mistis yang dijalani Soeharto adalah bersemedi atau bertapa di
    tempat-tempat keramat atau wingit.

    Sumber yang pernah mendampingi pria berjuluk The Smiling General itu
    melakukan laku mistis mengungkapkan, Gunung Lawu jadi tempat favorit
    Soeharto. Gunung Lawu memang merupakan salah satu pusat kekuatan
    mistik di Jawa

    Selain Lawu, tempat favorit Soeharto bersemedi adalah tempat keramat
    di Gunung Srandil, Dieng, danau Pacitan, dan sebuah gua di Cilacap.
    Paranormal Permadi, Adjikosoemo, dan sejarawan MT Arifin membenarkan
    tempat-tempat itu merupakan tempat yang sering dipakai semedi Soeharto.

    Tak hanya bertapa di tempat keramat, Soeharto sering melakukan ritual
    berendam diri dalam air atau dalam kepercayaan Jawa disebut tapa
    kungkum. Tapa kungkum itu dilakukan Soeharto sejak muda bahkan ketika
    sudah menjabat presiden.

    Tempat-tempat yang sering digunakan kungkum Soeharto adalah Petilasan
    Panembahan Senopati di Dlepih, Tirtomoyo, Wonogiri. Pelaku kebatinan
    yang cukup akrab dengan almarhum Ny Tien Soeharto menuturkan, tempat
    tersebut sering dikunjungi Soeharto sejak muda hingga menjelang
    menjabat presiden.

    Sedangkan di saat menjadi Pangdam Diponegoro, tempat kungkum Soeharto
    adalah di Kaligarang, Semarang. Di tempat Soeharto dulu sering kungkum
    itu, sekarang dibangun sebuah monumen yang disebut Tugu Soeharto.

    Setelah menjadi presiden, Soeharto masih sering menjalani ritual itu.
    Lokasi yang dipilih adalah sebuah tempat di Bogor. Tempat itu bukan
    lagi lokasi terbuka karena sudah didirikan sebuah bangunan rumah.
    Rumah ini dimiliki Almarhum Pak Sudjono Humardani, salah satu
    penasehat spiritual Soeharto.

    Tapa kungkum dipercaya tidak hanya berefek secara mistis. Namun juga
    membangun kekuatan fisik agar lebih kuat dan tahan terhadap serangan
    penyakit. Seseorang yang rajin melakoninya akan menjadi lebih sehat.

    Ia akan memiliki kesehatan organ pernapasan yang tangguh serta tidak
    mudah lelah meskipun sudah dalam kondisi tua.

    Selain laku mistis, putra Sukirah dan Kertorejo itu juga senang
    mengoleksi pusaka untuk menambah kekuatannya. Salah satu pusaka yang
    dipinjam Soeharto untuk menambah kekuatannya adalah pusaka andalan
    Kraton Solo.

    Dan tidak hanya itu, Soeharto juga dipercayai memiliki "pendamping" .
    Pendamping ini adalah salah satu Raja perempuan alam bawah laut. Dia
    adalah kakak seperguruan Nyai Roro Kidul.

    Kentalnya nuansa magis dalam kehidupan Soeharto tak urung membuat
    orang selalu mereka-reka hal-hal mistis dengan apa yang terjadi pada
    diri Soeharto. Saat akan lengser dari kedudukannya sebagai presiden
    banyak penanda alam yang sebenarnya telah muncul.

    Hilangnya konde sang istri Siti Hartinah Soeharto sesaat setelah
    meninggal adalah pertanda lepasnya kekuasaan yang digenggam. Kehebatan
    Soeharto, kata banyak paranormal, terletak pada konde Bu Tien. Selama
    ini, Bu Tien yang menjadi perantara turunnya wangsit-wangsit penting,
    karena dia yang secara genetik memiliki garis keturunan dari raja-raja
    Jawa. Saat konde itu hilang, secara mistik Soeharto tak lagi memiliki
    legitimasi.

    Tanda-tanda berakhirnya kekuasaan Soeharto kian nyata saat palu yang
    diketukkan Harmoko (Ketua MPR waktu itu) untuk mengesahkan
    pengangkatan kembali Soeharto sebagai presiden Indonesia periode
    1998-2003 pada Sidang Umum MPR 1998 patah menjadi dua. Palu yang
    patah, begitu tafsir banyak paranormal, adalah simbol bakal
    berakhirnya kekuasaan Soeharto. Dan terbukti, pada 21 Mei 1998,
    Soeharto dipaksa melepaskan kekuasaannya, meskipun pendapat yang
    mengatakan bahwa lengser keprabonnya Soeharto disebabkan oleh konde Bu
    Tien yang hilang dan palu yang patah belum tentu benar.

    Dan kini saat mantan Presiden Soeharto berada di rumah sakit lagi,
    hal-hal mistis pun kembali menyelubunginya. Salah satunya, sakit
    Soeharto dikaitkan dengan longsornya Gunung Lawu.

    Salah seorang paranormal Prof Limbad (Mbah Lim) menduga umur Soeharto
    tidak akan lama lagi. Menurut Mbah Lim, tanda-tanda alam
    memperlihatkan tahun ini akan menjadi tahun terakhir bagi pria
    kelahiran Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta, 8 Juni 1921 tersebut.

    Pertanda alam yang dimaksud Mbah Lim, salah satunya adalah adanya
    longsor di Tawangmangu, Karanganyar, di lereng Gunung Lawu, pada 26
    Desember lalu yang mengakibatkan puluhan orang tewas. Meluapnya
    Bengawan Solo juga direka-reka sebagai penanda serupa.

    Benar tidaknya, hanya Tuhan yang tahu. Tapi dalam Babad Tanah Jawi
    tercatat, tiga abad lalu ketika Sultan Agung mangkat gunung bergemuruh.

    Beberapa hari setelah Mao Zedong meninggal, Negeri Cina diguncang
    gempa hebat. Beberapa saat sehabis Nehru wafat, Sungai Gangga konon
    meluap.
    zenith89 likes this.
  2. bogrex

    bogrex Senior

    Joined:
    2 Sep 2007
    Pesan:
    3.510
    Likes Yg Diperoleh:
    311
    saya sebenernya kagum akan senyum pak harto,,yang selaras dengan hatinya;)
    dolo waktu pak harto menjabat presiden,,gunung merapi batuknya nggak seheboh sekarang,,,ada apakah gerangan???
  3. rich___man

    rich___man Mania

    Joined:
    28 May 2009
    Pesan:
    508
    Likes Yg Diperoleh:
    92
    waduh kalo ngomongin masalah pak harto dengan ilmu mistiknya bakalan banyak yang akan diomongin, konon katanya ada yang bilang kalo p.harto lebih sakti dr pada pak karno. kenapa demikian karena ada yang berpendapat ketika pak karno berlatih kanuragan kepada mursidnya, pak harto selalu mengintip dan mengingat ingat serta ngembangin pelajaran yang diberikan kepada pak karno oleh mursidnya. gak tahu bener atau salah deh
  4. co_casanova

    co_casanova Senior

    Joined:
    13 Dec 2009
    Pesan:
    14.339
    Likes Yg Diperoleh:
    1.602
    Jenis Kelamin:
    Cowok
    Ngomongin pak harto g ada habisnya deh dia juga ktnya sih punya jimat2 tertentu dan sering ke tmpt2 keramat. >:)>:)>:)
  5. lostsouls

    lostsouls Addict

    Joined:
    22 Nov 2006
    Pesan:
    1.615
    Likes Yg Diperoleh:
    217
    hmmmm jimat dll ya?benere kalian semua tuh uda sakti kok hehehehehe liat aja jalan darah dia ga ada yang atur tp uda isa jalan sendiri sakti kan?
  6. DarmoGandoel

    DarmoGandoel Enthusiast

    Joined:
    16 Jun 2008
    Pesan:
    82
    Likes Yg Diperoleh:
    1
    otrahus

    sa'at jadi penguasa semboyanya adalah "anda boleh tidak senang, tidak suka, berbeda pendapat dll tapi yang penting anda takut....." geto kata para demontrans tahu 80-an.
  7. joe purwono

    joe purwono Enthusiast

    Joined:
    17 Nov 2006
    Pesan:
    270
    Likes Yg Diperoleh:
    53
    ada keistemewaan dalam pemimpin yang satu ini secara intelektual sangat briliyan dlm berpolitik juga dalam hal klenik beliaunya sangat getol juga...ini yg menjadi keistimewaan beliaunya...
  8. zenith89

    zenith89 Addict

    Joined:
    12 Apr 2010
    Pesan:
    462
    Likes Yg Diperoleh:
    222
    Diluar dari hal klenik tersebut, secara pribadi kadang saya rindu dengan masa kepemimpinan beliau.


  9. dheesher

    dheesher Junior

    Joined:
    13 Nov 2010
    Pesan:
    422
    Likes Yg Diperoleh:
    0
    Jenis Kelamin:
    Cowok
    terkadang cara2 pak harto untuk saat ini menurutku lebih praktis utk menertibkan negara ini. Setuju????
  10. bongsang

    bongsang Mania

    Joined:
    11 Feb 2007
    Pesan:
    430
    Likes Yg Diperoleh:
    38
    ya....begitulah..... :)
  11. the_rap_matr

    the_rap_matr Mania

    Joined:
    27 Aug 2006
    Pesan:
    668
    Likes Yg Diperoleh:
    21
    btw btw itu prof lim itu limbad the master y??ckckck
  12. broto73

    broto73 Junior

    Joined:
    19 Feb 2008
    Pesan:
    143
    Likes Yg Diperoleh:
    1
    btw apapun itu gua tetap salut ama pak harto ...
  13. roller

    roller Junior

    Joined:
    9 Mar 2010
    Pesan:
    167
    Likes Yg Diperoleh:
    1
    Yup, ane stuju dengan pendapat ente. Klo liat kondisi kita yg bs dikatakan 'anarkis', kadang ane rindu masa" kecil dulu, yg jarang terjadi keributan. Terlepas spt apa kondisi sebenernya, ane jg ga tau. Ane cma rakyat kecil, yg saat itu masih anak kecil jg. Ane hny melihat yg sebatas ane bisa liat aja coz ane bukan politisi yg gemar ngorek" koreng org laen tp kudis di diri sendiri ditutup"i
    doyo likes this.
  14. doyo

    doyo Senior

    Joined:
    16 Nov 2009
    Pesan:
    1.925
    Likes Yg Diperoleh:
    420
    Jenis Kelamin:
    Cowok
    betul bro..kadang ane merasa kondisi waktu era kepemimpinan beliau kondisi ekonomi & keamanan lebih stabil dan ga banyak gejolak seperti sekarang ini.

Share This Page

Something Useful About Us